Selasa, 24 Oktober 2017

Penari Topeng dan Gambyong Ramaikan NasDem Malang Daftar Pemilu

Jum'at, 13 Oktober 2017 10:50:48 WIB
Reporter : Brama Yoga Kiswara
Penari Topeng dan Gambyong Ramaikan NasDem Malang Daftar Pemilu
Penari topeng warnai pendaftaran Partai NasDem Kabupaten Malang. [Foto: bramayoga/bj.com]

Malang (beritajatim.com) - Puluhan penari topeng malangan dan penari gambyong meramaikan Partati NasDem Kabupaten Malang, saat mendaftar Pemilu di KPUD setempat, Jumat (13/10/2017) pagi.

Ketua DPD Partai Nasdem, Choirul Anam, mengatakan, tema yang diusung Partai Nasdem dalam pendaftaran secara serentak di KPUD adalah bersatu dalam kebhinekaan.

"Tema yang diusung Nasdem yakni bersatu dalam kebhinekaan. Ada banyak kader dan juga simpatisan dari berbagai elemen masyarakat. Ada petani, ada pejuang, ada buruh serta ada warga dari lintas berbagai agama," papar Anam.

Menurutnya, bersatu dalam kebhinekaan bermakna Partai Nasdem, ingin memberikan kontribusi besar terhadap Bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai macam kultur dan budaya.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Nasdem Jawa Timur, Muhammad Geng Wahyudi yang turut serta dalam pendaftaran ke KPUD Kabupaten Malang, menambahkan, tampilan tari-tarian adalah budaya Bangsa Indonesia yang harus dijunjung tinggi.

"Kita bawa para penari topeng malangan. Tari topeng malangan dengan Grebek Sabrang ini, adalah cirri khas kesenian tari di Malang," tuturnya.

Ia menambahkan, selain topeng malangan, juga ada tari gambyong dan tari puspa jali. Seluruh penari sengaja dilibatkan untuk mengenalkan budaya kesenian tari yang sudah lama menjadi icon Bangsa Indonesia.

"Seluruh kader Partai Nasdem wajib menjaga kelestarian budaya ini, termasuk tari-tarian seperti gambyong dan topeng malangan. Lebih baik kita mendatangkan kesenian daerah daripada kesenian asing, karena itu bisa menginfiltrasi budaya-budaya kita dengan maraknya kesenian dari asing," bebernya.

"Kitalah garda terdepan pagar budaya kita, jangan sampai budaya kita diaku oleh negara lain," Geng mengakhiri. (yog/kun)

Komentar

?>