Senin, 11 Desember 2017

Antisipasi Bencana, Dana Tak Terduga Ditingkatkan Jadi Rp 8,2 M

Selasa, 10 Oktober 2017 18:23:19 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Antisipasi Bencana, Dana Tak Terduga Ditingkatkan Jadi Rp 8,2 M

Jember (beritajatim.com) - Belanja tidak terduga yang semula Rp 5 miliar ditingkatkan menjadi Rp 8,266 miliar dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Jember 2017. Padahal tahun anggaran akan berakhir dua bulan lagi.

Persentase peningkatan belanja tak terduga ini tertinggi kedua (65,32 persen) setelah belanja modal (71,57 persen). Persentase peningkatan belanja tertinggi berikutnya belanja bantuan sosial, yakni 60,18 persen.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Widi Prasetyo mengatakan, di setiap kabupaten dan kota dibutuhkan dana tak terduga. "Tatkalah daerah tak menyiapkan dana tersebut, dikhawatirkan kalau terjadi bencana, kami akan kesulitan," katanya, Selasa (10/10/2017).

Menurut Widi, dari 31 kecamatan, hampir semuanya rawan bencana. "Ada sepuluh ancaman bencana, mulai dari tsunami, gempa, kekeringan, abrasi, tanah longsor, banjir, kita punya," katanya.

"Namanya antisipasi tidak ada jeleknya. Kalau melihat ramalan terakhir yang dikeluarkan BMKG (Badan Meteoroligi Klimatologi dan Geofisika), curah hujan di Kabupaten Jember enam bulan ke depan sangat tinggi. Bahkan pada 2017 ini curah hujan di atas rata-rata," kata Widi. Potensi banjir dan tanah longsor terdapat di 26 kecamatan. [wir/but]

Komentar

?>