Jum'at, 20 Oktober 2017

Lelang Sekda Jember Selesai Tahun Ini

Senin, 09 Oktober 2017 20:49:35 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan

Jember (beritajatim.com) - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengalokasikan anggaran sekitar Rp 487 juta untuk seleksi sekretaris daerah (sekda) dan tujuh jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama dalam Perubahan APBD 2017.

Kepala BKPSDM Jember Ruslan Abdul Gani mengatakan, panitia seleksi sudah dipersiapkan. "Kami sudah minta rekom kepada KASN (Komite Aparatur Sipil Negara)," katanya, usai rapat dengan Komisi A DPRD Jember, di gedung parlemen, Senin (9/10/2017).

Ruslan optimistis pansel bisa bekerja cepat. "Kemarin kami satu bulan, diserahkan ke bupati. Tinggal bupati yang menunjuk. Dari pansel, diserahkan nama tiga orang," katanya.

Saat ini, jabatan sekretaris daerah dan sejumlah jabatan kepala organisasi perangkat daerah lainnya masih dijabat pelaksana tugas. Pemerintah Kabupaten Jember merencanakan lelang terbuka untuk semua jabatan itu.

Ketua Komisi A DPRD Jember Mashuri Harianto mengingatkan, agar BKPSDM tidak berharap pansel diisi langsung pejabat dari Kementerian Dalam Negeri. Ruslan sendiri tak berani memastikan nama-nama anggota pansel tersebut. Yang terang, pansel akan diisi anggota dari Kemendagri, akademisi, dan perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Kami pernah bertemu dengan Badan Kepagawaian Daerah Provinsi Jawa Timur. Saat itu BKD Provinsi mengatakan, seandainya Pemkab Jember memenuhi arahan dari mereka mungkin ini sudah selesai sejak dulu. Pak Sekda ini kan juru masak Pemkab. Kalau tak segera didefinitifkan, kasihan juga. Kita ikuti rapat-rapat Badan Anggaran dan Tim Anggaran, betapa lemahnya koordinasi Pak Sekda (Pelaksana Tugas Sekda Mirfano), karena beliau belum definitif," kata Sekretaris Komisi A Agus Widiyanto.

Agus meminta agar Ruslan memastikan seleksi lelang terbuka sekda dan jabatan lain yang kosong selesai tahun ini. "Kami sudah anggarkan kegiatan di pusat, provinsi, maupun di Jember," kata Ruslan.

Mashuri meminta agar pansel bekerja serius. "Jangan sampai muspro," katanya.
Anggota Komisi A Mufti Ali meminta jaminan kepada Ruslan bahwa masalah lelang jabatan ini tak berlarut-larut. "Biar tidak (dijabat) pelaksana tugas semua. Karena banyak jabatan yang kosong, roda pemerintahan tidak jalan. Kalau Pak Ruslan menjamin pada 2017 selesai, alhamdulillah. Kalau tidak, bagaimana?" katanya.

Ruslan mengatakan, ada dua panitia seleksi untuk melelang jabatan. "Kalau dana sudah ada, proses berjalan. Awal Desember harus sudah selesai," katanya. [wir/kun]

Komentar

?>