Jum'at, 20 Oktober 2017

Ditanya Soal Sewa JSG

Plt Kepala Dinas Cipta Karya Jember Ancam Gugat Wartawan

Kamis, 05 Oktober 2017 22:42:19 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Plt Kepala Dinas Cipta Karya Jember Ancam Gugat Wartawan

Jember (beritajatim.com) - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Jember Yessiana Arrifah mengancam menggugat wartawan beritajatim.com, saat dimintai konfirmasi soal sewa Stadion Jember Sport Garden untuk pertandingan Semeru FC melawan Persebaya Surabaya, Rabu (4/10/2017) kemarin.

Beritajatim.com harus mengonfirmasi hal ini ke Yessiana, karena sebelumnya dalam wawancara dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jember M. Dedi Nur Ahmadi terungkap, bahwa kewenangan pengelolaan JSG masih di tangan Cipta Karya. Berita soal ini terkait dengan kepentingan publik Jember, karena Jember Sport Garden dibangun Dinas Cipta Karya dan diresmikan pada masa pemerintahan Bupati MZA Djalal dengan dana APBD sebesar Rp 200 miliar lebih. JSG sudah beberapa kali digunakan pihak di luar pemerintah daerah untuk kegiatan, antara lain pertandingan sepak bola dan acara talkshow salah satu stasiun televisi swasta.

"Instansi yang berwenang memberikan izin (pinjam pakai JSG untuk Semeru FC melawan Persebaya) bukan Dinas (Pemuda dan Olahraga), tapi adalah bupati atas usulan dari Cipta Karya sementara ini selaku yang berwenang menangani JSG," kata Dedi, Selasa (3/10/2017).

Saat ditanya soal sewa JSG, Yessi langsung menjawab spontan. "Tidak pernah ada sewa. Itu saja. Tidak ada sewa," katanya, usai sidang paripurna di DPRD Jember, Kamis (5/10/2017).

Tidak ada sewa sama sekali? "Tidak ada. Saya tidak bisa dan tidak bersedia diwawancara ya, karena saya bukan yang berkepentingan," kata Yessi.

Tapi bukankah JSG masih belum diserahkan ke Dinas Pemuda dan Olahraga dan masih menjadi wilayah Dinas Cipta Karya? "No, no, no. No, no," kata Yessi sambil berjalan.

Beritajatim.com kemudian bertanya soal rencana perbaikan JSG oleh Dinas Cipta Karya Jember setelah pertandingan kemarin. Namun ditanya soal ini pun Yessi masih mengelak. "Maaf ya, Mas. Saya tidak bersedia. Pernyataan saya tadi pun, saya tidak bersedia untuk ada di media. Jadi tidak ada wawancara antara saya dengan Panjenengan, katanya.

Wawancara pun hanya berlangsung 45 detik. Beritajatim.com menghentikan wawancara dan menyatakan keterangan Yessi sudah cukup. Namun saat Beritajatim.com berlalu untuk menemui narasumber lainnya, mendadak Yessi dengan suara keras menyatakan akan menggugat secara hukum jika pernyataannya masih diberitakan. Pernyataan keras Yessi ini sempat menarik perhatian beberapa pejabat yang baru keluar dari ruang sidang paripurna.

Jember Sport Garden dibangun Dinas Cipta Karya dan diresmikan pada masa pemerintahan Bupati MZA Djalal dengan dana APBD sebesar Rp 200 miliar lebih. JSG sudah beberapa kali digunakan pihak di luar pemerintah daerah untuk kegiatan, antara lain pertandingan sepak bola dan acara talkshow salah satu stasiun televisi swasta.

Dedi mengaku tak tahu persis soal sewa-menyewa JSG. "Tapi ketentuannya, kalau sewa-menyewa ada payung hukumnya  dalam bentuk peraturan daerah (perda) yang kemudian ditindaklanjuti peraturan bupati. Sementara ini (fasilitas olahraga) yang berada di bawah naungan Dinas Pemuda dan Olahraga sudah ada perdanya," katanya.

Bupati Faida sendiri saat diwawancarai wartawan mengakui, jika JSG dipinjamkan dan bukan disewakan untuk pertandingan sepak bola Semeru FC melawan Persebaya. "Karena itu ada aturan-aturannya, ada kerjasamanya. Jadi karena di JSG masih transisi pemindahan pengaturan, jadi olahraga harus tetap bisa jalan. Jadi kemarin memang Bupati yang mengizinkan," katanya. [wir/suf]

Komentar

?>