Jum'at, 20 Oktober 2017

LKPP Sosialisasikan Pengadaan Barang dan Jasa Lewat e-Katalog

Rabu, 27 September 2017 01:22:08 WIB
Reporter : Wahyu Hestiningdiah
LKPP Sosialisasikan Pengadaan Barang dan Jasa Lewat e-Katalog

Surabaya (beritajatim.com) - Salah satu situs belanja online, Bhinneka.com dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) gencar melakukan sosialisasi pembelian barang dan jasa melalui e-katalog.

Digelar kedua kalinya di Surabaya, Selasa (26/9/2017), dengan dihadiri perwakilan dari dinas-dinas maupun swasta yang terkait dengan kegiatan pengadaan barang dan jasa. Indra Nugraha, Sales Manager Bhinneka.com mengatakan, kegiatan sosialisasi ini merupakan agenda kedua pada 2017 di kota Surabaya.

"Awal tahun, sekitar Februari kami sudah melakukan sosialisasi serupa di Surabaya. Responnya cukup positif sehingga kami menggelar sosialisasi kembali. Tergetnya, yang belum hadir dalam kegiatan sebelumnya, bisa hadir lagi dalam kegiatan ini,"  kata Indra, di Hotel Santika Premier Gubeng, Surabaya.

Langkah ini dilakukan untuk mencapai target revenue atau pendapatan sebesar Rp 2,5 triliun di 2017 ini. Bhinneka.com merupakan salah satu toko online Indonesia. Untuk kegiatan sosialisasi e-katalog, Bhinneka.com memilih segmen korporate, selain ritail yang juga dijalaninya.

Antara lain, mulai dari program Bussiness to Customer (B2C), yang langsung dengan pengguna, hingga Bussiness to Bussiness (B2B), melalui Bhinneka Bisnis. Bahkan saat ini, kontribusi bisnis dengan anggaran atau terkait pengadaan barang dengan anggaran, sekitar 40 persen dibanding dengan B2B korporasi swasta atau BUMN, maupun B2C.

"Nilainya juga cukup besar. Karena itu kami terus lakukan sosialisasi dengan peserta adalah pengambil kebijakan terkait pengadaan barang mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota," lanjut Indra.

Sementara Andri Priyo Utomo, dari Seksi Pengendalian e-katalog LKPP menambahkan, saat ini misalnya dari target 1 juta pengadaan barang dan jasa yang bisa dibeli lewat e-katalog, baru sekitar 250.000. "Karena itu langkah sosialisasi dan edukasi perlu terus dilakukan. Karena dengan e-katalog transparansi anggaran terkait pengadaan barang dan jasa menjadi lebih jelas," kata Andri. [way/suf]

Komentar

?>