Minggu, 22 Oktober 2017

Bupati Jember Minta Pengaturan Lahan Tidur

Selasa, 26 September 2017 17:28:28 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Bupati Jember Minta Pengaturan Lahan Tidur

Jember (beritajatim.com) - Bupati Jember Faida berpendapat perlu ada pengaturan pemanfaatan lahan tidur yang dimiliki pemerintah, badan usaha milik negara dan daerah, dan swasta.

Aturan tersebut dimasukkan dalam Rancangan Peraturan Daerah mengenai Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan yang digagas DPRD Jember.

"Raperda ini diharapkan dapat menjadi pedoman hukum yang jadi acuan untuk melindungi lahan pertanian yang masih ada, agar tetap menjaid kontributor utama dalam perekonomian dan ketenagakerjaan," kata Faida, dalam Sidang Paripurna Pembacaan Tanggapan Bupati terhadap Tujuh Raperda Prakarsa DPRD, di gedung DPRD Jember, Selasa (26/9/2017).

Faida berharap, raperda ini bisa mewujudkan tujuan agar lahan dan kawasan pertanian pangan lebih mandiri, berdaulat, dan meningkat kemakmuran maupun kesejahteraan petani dan masyarakat.
"Kabupaten Jember memiliki lahan pertanian yang cukup luas dan memiliki potensi mencukupi kebutuhan pangan di Kabupaten Jember sendiri dan untuk daerah sekitarnya," katanya.

Luasnya lahan pertanian ini juga berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja yang cukup besar.

Selain Rancangan Peraturan Daerah mengenai Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, DPRD Jember memprakarsai Raperda tentang Pengendalian Peredaran Minuman Keras; Raperda tentang Penataan Kawasan Perumahan dan Permukiman; Raperda tentangPelayanan, Penempatan, dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Kabupaten Jember; Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Lokal; Raperda tentang Baca Tulis Al-Qur’an; dan Raperda tentang Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah. [wir/ted]

Komentar

?>