Sabtu, 21 Oktober 2017

Tolak Pindah, Puluhan Pedagang Pasar Anom 'Digusur'

Kamis, 14 September 2017 16:58:06 WIB
Reporter : Temmy P.
Tolak Pindah, Puluhan Pedagang Pasar Anom 'Digusur'

Sumenep (beritajatim.com) - Puluhan pedagang di Pasar Anom Baru Sumenep ditertibkan paksa karena menolak untuk pindah ke tempat yang disediakan yakni di Blok A atau bangunan baru berlantai II.

"Sebenarnya sebagian dari kami sudah pernah mencoba pindah ke kios yang disediakan pemkab, tapi di sana sepi pembeli. Lokasinya berada di dalam, jadi tak terlihat. Karena itu kami enggan pindah kesana," kata salah satu pedagang, Karsono, Kamis (14/09/2017).

Ada sekitar 25 pedagang yang 'digusur'. Sebagian besar mereka merupakan pedagang buah dan jasa service jam. Mereka selama ini menempati tempat sementara di sekitar bundaran Pasar Anom.

"Kami ini bukan pedagang liar dan lokasi ini diberikan oleh pemerintah. Jadi, kami tidak akan pindah hingga ada tempat yang benar-benar representatif," tandasnya.

Para pedagang menilai pemindahan paksa yang dilakukan UPT Pasar Anom tidak prosedural, karena tidak ada pemberitahuan secara resmi.

"Yang ada hanya pemberitahuan lisan. Ini tidak prosedural. Jangan langsung main gusur begitu saja Kami tetap akan bertahan disini dan kami akan bersurat ke Disperindag dan Bupati Sumenep," ujarnya.

Sementara Kepala UPT Pasar Anom Baru Sumenep, Abd Hamid menyampaikan, pihaknya tetap akan melakukan penertiban, karena para pedagang yang merupakan korban kebakaran 2007 itu telah diberi tempat di Blok A.

"Kalau masih belum ada tempat relokasi, kami memang membiarkan para pedagang menempati di bundaran pasar. Tapi sekarang kan sudah ada tempat relokasinya. Jadi pedagang ya harus pindah ke tempat baru yang telah disediakan," terangnya.

Ia menegaskan, tidak ada alasan apapun bagi para pedagang untuk tetap bertahan di lokasi yang. Karena itu, pihaknya telah memita sejumlah orang untuk membongkar kios tersebut.

"Penertiban akan terus berjalan. Para pedagang sudah disiapkan kios baru. Jadi tinggal pindah saja. Kalau keluhannya sepi, ya sebenarnya itu karena tidak semuanya pindah ke sana. Kalau semua pindah, mungkin kondisinya akan beebeda," pungkasnya. (tem/ted)

Tag : pasar anom

Berita Terkait

    Komentar

    ?>