Sabtu, 18 Nopember 2017

Target RPJMD Jember: 27.185 Guru Ngaji Dapat Insentif

Rabu, 13 September 2017 17:30:19 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Target RPJMD Jember: 27.185 Guru Ngaji Dapat Insentif
Sekretaris Komisi D DPRD Jember Nur Hasan.

Jember (beritajatim.com) - Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Jember 2016-2021 menargetkan 27.185 orang guru ngaji mendapat insentif setiap tahun. DPRD Jember meminta agar ada verifikasi dan validasi rutin setiap tahun.

"Tidak mandeg di angka 13.393 orang guru ngaji (hasil verifikasi Pemerintah Kabupaten Jember saat ini). Semestinya pada 2018, angkanya akan berubah," kata Sekretaris Komisi D DPRD Jember Nur Hasan.

Nur Hasan mengatakan, seharusnya Dinas Pendidikan Kabupaten Jember yang bertanggungjawab menangani ini mengalokasikan dana verifikasi dalam Perubahan APBD 2017. "Tambahan 14 ribu guru ngaji tidak akan bisa dieksekusi, karena itu perlu di-SK-kan (oleh bupati). Sebelum diterbitkan surat keputusan, harus diverifikasi," katanya.

Nur Hasan meminta agar dana verifikasi dianggarkan dalam Perubahan APBD 2017. "Jadi saat pembahasan APBD 2018, angka guru ngaji ini sudah berubah. Saya tidak mau angkanya turun. Angkanya harus naik untuk meraih target 27 ribu," katanya.

Sesuai RPJMD, setiap guru ngaji akan mendapatkan insentif Rp 1,2 juta per orang. Tahun ini, 13 ribu guru ngaji sudah memperoleh Rp 800 ribu yang masih harus dipotong pajak. Sisa Rp 400 ribu dianggarkan dalam Perubahan APBD 2017 sebesar Rp 6,093 miliar.

Sekretaris Dispendik Sukowinarno sepakat, bahwa target akhir penerima insentif guru ngaji mencapai 27 ribu orang pada 2021. "Nanti dalam APBD 2018, kami akan mengusulkan 16 ribu sekian guru ngaji," katanya. [wir/ted]

Tag : guru ngaji

Komentar

?>