Sabtu, 23 September 2017

Pilkades di Gresik Pakai Sidik Jari

Rabu, 13 September 2017 15:41:27 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Pilkades di Gresik Pakai Sidik Jari

Gresik (beritajatim.com) - Pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) secara serentak di 20 desa di Kabupaten Gresik, secara serentak pada bulan depan akan menggunakan sidik jari untuk validasi data. Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) tergerak untuk menciptakan inovasi baru.

Inovasi tersebut berupa aplikasi yang diberi nama e-pilkades. Aplikasi tersebut digunakan untuk pendataan calon pemilih yang akan diintegrasikan dengan sidik jari menggunakan bantuan finger print.

"Karena tingkat akurasinya cukup tinggi, maka validitas calon pemilih bisa dideteksi, dan dijamin tidak ada pemilih ganda," ujar Kepala Dispendukcapil Gresik, Herman Sianturi, Rabu (13/09/2017).

Herman menambahkan, aplikasi bertujuan untuk menjaga kelancaran dan menghindari terjadinya kecurangan pada penyelenggaraan pilkades.

"Aplikasi ini masih dalam tahap sosialisasi di tingkat desa. Direncanakan pilkades pada tanggal 29 Oktober 2017 mendatang sudah bisa diterapkan," tambahnya.

Selain dengan sidik jari lanjut Herman, validitas data calon pemilih juga dilakukan dengan pendeteksian melalui iri mata.

"Disamping sidik jari, iris mata juga menjadi data valid bagi setiap penduduk. Sebab, iris mata satu orang dengan orang lainnya itu berbeda," tuturnya.

Sementara Wabup Gresik, M.Qosim sangat mengapresiasi langkah Dispendukcapil yang telah menciptakan inovasi berbasis elektronik.

"Hasil inovasi yang dilakukan Dispendukcapil Gresik akan diuji coba pada pilkades serentak pada Oktober mendatang, diharapkan dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lainnya," tandasnya. [dny/ted]

Komentar

?>