Kamis, 23 Nopember 2017

Pujon Malang Terima Dana Desa Tertinggi

Senin, 28 Agustus 2017 16:33:53 WIB
Reporter : Brama Yoga Kiswara
Pujon Malang Terima Dana Desa Tertinggi

Malang (beritajatim.com) - Wakil Bupati Malang HM.Sanusi menegaskan, pengoptimalan dan penggunaan dana desa (DD), untuk mempercepat pembangunan di pedesaan.

Kata dia,  bahwa fokus pembangunan saat ini tidak hanya di perkotaan, adanya Undang-undang Otonomi Daerah yang menjadikan Desa menjadi fokus sekaligus subyek pembangunan itu sendiri.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang saya menyambut baik dan menyampaikan terima kasih khususnya kepada Polres Malang, semoga dengan adanya kegiatan silaturahmi yang melibatkan tiga pilar ini dapat mengembangkan pembangunan desa yang semakin pesat dan membawa dampak positif dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat," ungkap Sanusi, Senin (28/8/2017).

Menurutnya, desa sebagai ujung tombak pembangunan. Penggunaan dana desa, harus dijalankan dengan benar sesuai aturan.

“Kita semua sebagai pelaksana Pemerintah Daerah, sudah ditetapkan sebagai peyalan publik untuk mengabdi kepada masyarakat. Artinya penggunaan dana desa nantinya, harus optimal untuk kesejahteraan masyarak desa,” bebernya.

Pelaksanaan kegiatan ini, lanjut Sanusi, memiliki nilai strategis di tingkat daerah. Mengingat, sinergitas semua komponen wajib dicapai terlebih dahulu guna memaksimalkan jalannya berbagai program di lintas sektoral apalagi untuk memfokuskan bahasan tentang ADD yang dananya bersumber dari APBN Tahun 2017. 

Dimana Kabupaten Malang menerima total dana sebesar Rp 312.979.973.000,- yang dibagi secara proporsional kepada seluruh desa dengan jumlah tertinggi diterima Desa Sukomulyo Kecamatan Pujon sejumlah Rp 973.173.000. Sementara dari jumlah terendah diterima Desa Suwaru Kecamatan Pagelaran Rp 769.313.000.

“Dengan besarnya dana desa tersebut, maka semua pihak diminta untuk mengawal dana tersebut hingga tepat sasaran. Kita sebagai pelayan publik untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat, anggap jabatan sebagai pengabdian karena peruntukkan dana desa sendiri tidak lain hanya untuk kepentingan masyarakat seperti apa yang dipesankan Bupati Malang kepada saya,” urainya.

Sanusi menambahkan, bahwa camat merupakan verifikator yang wajib mengawasi ADD. Jangan sampai ada dana yang disalahgunakan dan tetap menjadi pembina perangkatnya di masing-masing wilayah. (yog/ted)

Tag : dana desa

Komentar

?>