Rabu, 27 September 2017

Kelak Akan Lahir Agen Kebangsaan dari Generasi Ini

Senin, 21 Agustus 2017 23:37:36 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Kelak Akan Lahir Agen Kebangsaan dari Generasi Ini

Banyuwangi (beritajatim.com) - Bupati Abdullah Azwar Anas telah memilih 50 pelajar dari berbagai penjuru Banyuwangi. Mereka terseleksi dari program 'Ziarah Kebangsaan' yang diadakan oleh bupati.

Hari ini, mereka berkumpul di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi sebelum diberangkatkan menuju ke sejumlah tempat bersejarah di negeri ini. Di antaranya, makam proklamator dan Presiden pertama Ir Sukarno, pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asyari, menteri agama pertama KH Wahid Hasyim, dan Presiden keempat KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Tujuannya, kata Anas, selain berziarah sekaligus mereka dapat menyelami pemikiran para tokoh. Sehingga mampu menginspirasi anak-anak sekalian untuk semakin mencintai negeri. "Ini angkatan pertama, nanti ada angkatan berikutnya dengan tujuan berbeda, seperti KH Ahmad Dahlan dan sebagainya," ujar Anas, Senin (21/8/2017).

Di depan para pemuda terpilih ini, Anas berharap, anak-anak muda peserta Ziarah Kebangsaan menjadi agen yang mampu menyebarkan rasa kebangsaan ke teman-teman di sekitarnya.

"Serap keteladanan tentang keindonesiaan yang tidak akan pernah habis dari para tokoh itu. Misalnya, Mbah Hasyim menyatakan bahwa cinta Tanah Air sebagian dari iman, hubbul wathon minal iman," kata Anas.

Begitu pula teladan dari KH Hasyim. Anas menilai, dari tokoh Nahdlatul Ulama itu lahir Resolusi Jihad yang membakar semangat membela bangsa dari penjajahan. "Pekik merdeka dan takbir menjadi kekuatan dalam pertempuran 10 November. Ini bukti nasionalisme Indonesia selalu berdimensi keagamaan," lanjutnya.

Anas berpesan, teladan para tokoh itu harus disebarkan ke banyak generasi muda. Agar dapat menjadi dukungan moral dan semangat mencintai negeri. "Sampaikan ke teman-teman kalian, jadikan ini gelombang meneguhkan cinta negeri," pesan Anas.

Cita-cita, sambung Anas, harus menjadi tujuan yang dicapai. Pemerintah daerah siap mendukung antara lain dengan program Beasiswa Banyuwangi Cerdas. "Gantungkan cita-cita kalian setinggi langit. Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang," ujar Anas mengutip Bung Karno.

Di tengah kibaran bendera kecil di tangan, semangat mereka tampak menggelora. Mereka mengaku bangga karena terpilih menjadi bagian pelajar yang beruntung mampu mewujudkan pengalaman menarik.

"Saya kebetulan beragama Hindu, bisa terlibat dalam Ziarah Kebangsaan ini bersama teman-teman yang beragama Islam memberikan pengalaman yang seru. Ini mengajarkan kepada saya bahwa perbedaan bukan untuk dipertentangkan," kata Niluh Ade Awidyaningtyas, pelajar SMAN 1 Glagah.

Para pelajar yang mengikuti program ini terjaring lebih dari 500 unggahan bertema kebangsaan di media sosial reami milik Pemkab Banyuwangi. Dari para pelajar itu kemudian diseleksi hingga terpilih 50 pelajar. [rin/suf]

Komentar

?>