Sabtu, 23 September 2017

Turun dari Mobil, Bupati Gresik Semprot Pegawai Outsourcing PLN Karena Tebang Pohon

Senin, 21 Agustus 2017 16:04:51 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Turun dari Mobil, Bupati Gresik Semprot Pegawai Outsourcing PLN Karena Tebang Pohon

Gresik (beritajatim.com) - Pegawai outsourcing Area Pelayanan Jaringan (APJ) PLN Gresik mendapat semprotan Bupati Sambari Halim Radianto. Orang nomor satu itu marah-marah karena mendapati pegawai APJ PLN menebang pohon sembarangan di pinggir Jalan Wahidin Sudirohusodo Gresik.

Melihat ada orang menebang seenaknya, Bupati Sambari dan Ketua DPRD Gresik, Abdul Hamid menghentikan kendarannya di tengah perjalanan dan tiba-tiba keluar dari mobil dinasnya.

Kemarahan Bupati Sambari sangat beralasan. Pasalnya, penebangan yang dilakukan oleh PLN tersebut tidak ada koordinasi dengan Pemkab Gresik. "Mestinya ada kordinasi karena penebangan pohon ada aturannya," ujar Sambari, Senin (21/08/2017).

Masih menurut Sambari, dulu sudah ada komitmen antara Pemkab Gresik dengan PLN APJ Gresik. Komitmen itu terkait dengan penebangan pohon. "Pihak PLN tidak boleh lagi menebang pohon sembarangan karena sudah ada komitmen. Intinya, segera lakukan koordinasi dengan Dinas terkait yakni Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Badan Lingkungan Hidup dan juga dengan pihak kepolisian," paparnya.

Koordinasi yang dimaksud lanjut Sambari, sangat penting terkait dengan teori penebangan pohon. Sebab, jika perusahaan pemilik kabel yang bergelantungan di atas pohon, kemudian memotong seenaknya pohon menjadi rusak. "Jadi jangan hanya asal tebang tebang dan tebang saja," ungkapnya.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Suyono yang ikut menjelaskan, bahwa dalam kaitannya dengan penebangan pohon, di Gresik juga sudah ada Perda yang mengatur.
"Jadi jangan seenaknya sendiri menebang pohon tanpa koordinasi," tandasnya. [dny/kun]

Komentar

?>