Rabu, 16 Agustus 2017

Bantu Budidaya Lele di Pesantren, Pemerintah Kucurkan Rp 6,8 Miliar

Minggu, 13 Agustus 2017 16:44:24 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono
Bantu Budidaya Lele di Pesantren, Pemerintah Kucurkan Rp 6,8 Miliar

Jombang (beritajatim.com) - Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti menyalurkan bantuan budidaya ikan lele dengan sitem bioflok ke sejumlah pesantren. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 6,8 miliar.

Bantuan tersebut dikucurkan untuk 28 pondok pesantren dan kelompok penerima. Salah satunya adalah pesantren Tebuireng Jombang. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Menteri Susi di komplek SMA Trensains Tebuireng, Desa Jombok, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Minggu (13/8/2017).

Dalam kesempatan itu, Menteri Kelauatan dan Perikanan juga memimpin penebaran perdana benih ikan lele di kolam sistem bioflok. Ikut mendampingi Menteri Susi, pengasuh pesantren Tebuireng KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah.

"Bantuan tersebut berupa benih lele, kolam budidaya serta perangkat sistem bioflok. Beberapa waktu lalu para santri juga diberi pelatihan pengelolaan budidaya ikan dengan sistem bioflok itu," kata Susi di sela peninjauan kolam lele bioflok di SMA Trensains Tebuireng.

Menurut Susi, untuk memastikan efektivitas budidaya tersebut, pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap seluruh Ponpes penerima bantuan. Pemantauan itu melalui melalui UPT (unit pelaksana teknis) Perikanan dan Kelautan di Kabupaten maupun provinsi.

"Anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk pondok pesantren terkait budidaya ikan lele dengan sistem bioflok, sekitar Rp 6,8 miliar. Bantuan sebesar itu untuk beberapa pesantren, termasuk Tebuireng," ujar Susi.

Mengapa memilih pesantren? Susi beralasan, di lembaga pendidikan Islam seperti pesantren banyak santri yang potensial untuk mengembangkan budidaya ikan. Oleh sebab itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan perlu mengajari mereka unutk mandiri juga.

Selain itu, lanjut Susi, pihaknya berharap para santri bertambah asupan gizinya. Supaya anak-anak pesantren bisa tumbuh dengan baik, cerdas. "Budidaya ikan ini juga sebagai bekal para santri setelah lulus dari pesantren. Karena mereka bisa menjadi UMKM di daerahnya masing-masing," ujarnya.

Di tempat yang sama, Gus Solah menyampaikan terimakasih atas bantuan yang diberikan pemerintah untuk pengembangan kemandirian santri. "Santri sebagai elemen masyarakat juga penting untuk mengembangkan potensi yang bisa dikelolanya. Terobosan ini sangat bagus untuk kemandirian santri," ujar adik kandung KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini. [suf]

Tag : menteri susi

Komentar

?>