Rabu, 16 Agustus 2017

Lupa Bawa Puisi, Siswi SD Ini Ditawari Jokowi Baca Teks Sambutan

Minggu, 13 Agustus 2017 14:40:02 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Lupa Bawa Puisi, Siswi SD Ini Ditawari Jokowi Baca Teks Sambutan
Dua siswa berpuisi bersama Presiden Joko Widodo

Jember (beritajatim.com) - Ada-ada saja cara Presiden Joko Widodo untuk mencairkan suasana dalam acara pemberian Kartu Indonesia Pintar (KIP) di SMP Negeri 7, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (13/8/2017).

Ada tiga siswi yang membacakan puisi di hadapan Jokowi. Siswi pertama, Lusi dari SMP Negeri 7 mendapat kesempatan membaca puisi berjudul 'Potongan Surga Nusantara' sebagai rangkaian dari acara. Sementara dua siswi lainnya Aliya Nur Halizah, siswi SMP Negeri 1 Kencong, dan Siti Nur Agusta Ainun Nabila, siswi kelas IV SD Plus Miftahul Ulum, mengajukan diri spontan.

Lucunya, saat diizinkan berpuisi, Nabila agak kebingungan. "Mana puisinya?" katanya lirih.

"Mana puisinya? Waduh, saya nggak bawa puisi. Ya udah apalah, terserah, tapi berpuisi. Atau mau baca sambutan ini. Gimana? Lha tadi ke depan bawa apa?" kata Jokowi disambut tawa.

Nabila masih tampak bingung. "Terserah, puisi dadakan juga nggak apa-apa," kata Jokowi, menyemangati.

Nabila mulai percaya diri saat salah satu hadirin menyodorkan kertas berisi teks berjudul 'Saya Indonesia, Saya Pancasila' karya Travia Bianca Berliana Putri. Sebetulnya teks tersebut bukan teks puisi, melainkan teks lagu yang diciptakan khusus untuk menyambut Jokowi.

Sementara Aliya membacakan puisi yang sama dengan Lusi. Di tengah bait pertama, Jokowi menyela pembacaan puisi itu. "Sebentar, sebentar. Coba duet berdua gantian, ini bagus. Gonta-ganti begitu. Bagus ini duetnya," katanya menunjuk Nabila.

Masih dalam renungan pagi
saat burung-burung berkata merdu
menyanyi kicau sendu tentang alam hari ini

Di sana terhampar potongan surga
Terlukis dalam tanah keindahan
Langit selaksa biru nan indah
Awan berarak mengikuti sang angin

Padi menunduk dalam kebersahajaan
Terhampar di atas permadani kuning alam persawahan
Gunung terlihat gagah menjulang penuh digdaya
Pepohonan hijau berbaris menanti sang matahari

Inilah Indonesiaku
Potongan surga yang Tuhan kirimkan kepada rakyat kita
Inilah Indonesiaku
Keindahan lukisan Tuhan yang tergores di kanvas negeriku
Inilah Indonesiaku
Hamparan keindahan yang menghias tanah airku

Inilah Indonesiaku
Tanah kebanggaan hingga maut mengakhiri perpisahan.


Usai dua siswi itu membaca puisi, Jokowi meminta semua hadirin bertepuk tangan. "Bagus kan? Saya duetkan bagus tadi. Aliya dan Nabila nanti duet lagi. Kalau sering ketemu bagus sekali. Tapi sekolahnya beda-beda ya? Jauh ya? Nggak apa-apa. Itu sepedanya diambil satu-satu," katanya menunjuk sepeda hadiah untuk mereka. [wir/ted]

Komentar

?>