Minggu, 17 Desember 2017

JFC Telah Berusia 16 Tahun, Ini Saran Anang Hermansyah

Sabtu, 12 Agustus 2017 23:45:48 WIB
Reporter : Ainur Rohim
JFC Telah Berusia 16 Tahun, Ini Saran Anang Hermansyah
Politikus PAN, Anang Hermansyah. [Foto: dok/bj.com]

Jakarta (beritajatim.com)--Pelaksanaan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang digelar pada 10-13 Agustus 2017 harus dapat memberi manfaat sebanyak-banyaknya bagi maayarakat Jember dan sekitarnya. Pemerintah Kabupaten Jember memiliki tanggung jawab untuk memaksimalkan efek JFC.

Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah, dalam pers rilisnya yang diterima beritajatim.com, Sabtu (12/8/2017) malam, menyebutkan, pelaksanaan JFC yang telah memasuki tahun ke 16 yang berbarengan dengan penetapan Jember sebagai Kota Karnaval pertama di Indonesia harus dimanfaatkan sebaik mungkin Pemkab Jember untuk memaksimalkan sumberdaya yang dimiliki Jember di berbagai sektor.

"Apalagi, JFC tahun ini spesial karena Presiden RI Joko Widodo turut hadir. JFC sudah bagus dan diakui dunia internasional. Sekarang tugas pemkab untuk memperluas manfaat JFC ini agar dirasakan seluruh rakyat Jember," beber Anang di sela-sela pelaksanaan JFC di Jember, Sabtu (12/8/2017).

Menurut dia, Pemkab Jember memiliki beban cukup besar dengan label Jember sebagai Kota Karnaval. Agar label tersebut tak hanya sekadar label yang tidak memberi manfaat bagi warga Jember dibutuhkan terobosan mendasar dari pemkab.

"Salah satunya, sektor pariwisata harus digarap dengan serius. Gelaran JFC dan Jember sebagai kota karnaval akan memancing minat wisatawan datang di Jember. Destinasi pariwisata Jember harus menjadi menu tambahan bagi pengunjung JFC. Saya melihat dua tahun pemerintahan daerah yang baru ini belum tampak keseriusan menggarap sektor pariwisata," cetus Anang.

Selain sektor pariwisata, musisi asal Jember ini juga menyebutkan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pertanian juga harus dimaksimalkan untuk menambah manfaat JFC agar dirasakan oleh masyarakat Jember.

"Produk UMKM di Jember mestinya menjadi souvenir bagi para pengunjung JFC. Pemkab harus melakukan pembinaan dan membuat aturan yang memudahkan pelaku UMKM," ingat Anang.

Berbagai upaya tersebut, kata Anang, akan memberi efek nyata bagi geliatnya perekonomian masyarakat Jember. Ia mengingatkan, pemkab semestinya terpantik dengan sukses JFC yang diinisiasi pihak swasta.

"Produk JFC sudah jadi dan diakui oleh dunia internasional. Pemkab saat ini hanya butuh kerja nyata agar bisa memanfaatkan JFC ini untuk kepentingan yang lebih luas masyarakat Jember," tandas Anang. [air]

Komentar

?>