Rabu, 13 Desember 2017

Jokowi Ingatkan Keragaman Indonesia kepada Para Santri di Jember

Sabtu, 12 Agustus 2017 20:37:17 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Jokowi Ingatkan Keragaman Indonesia kepada Para Santri di Jember

Jember (beritajatim.com) - Presiden Joko Widodo mengingatkan kepada para santri dan santriwati soal betapa besar dan beragamnya Indonesia, saat berkunjung ke Pondok Pesantren Nurul Islam, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (12/8/2017) sore.

"Negara kita adalah negara besar, negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Banyak orang tidak tahu, terutama orang-orang luar negeri. Oleh sebab itu ini saya terus ulang-ulang setiap saya pergi ke negara-negara lain, karena banyak yang belum tahu," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, Indonesia memiliki 250 juta penduduk, 17 ribu pulau, 516 kabupaten dan kota, 34 provinsi, 714 suku, dan 1.100 lebih bahasa lokal yang berbeda-beda. "Inilah negara kita Indonesia, yang harus kita jaga, kita rawat, karena kita ini berbeda-beda. Kita ini beragam, kita ini majemuk, berbeda agama, berbeda suku, hidup di pulau-pulau yang berbeda-beda. Kalau kita tidak bersatu, kalau kita tidak rukun, ini yang berbahaya," katanya.

Jokowi mencontohkan Afganistan yang terpecah dan berkonflik, kendati hanya memiliki tujuh suku. "Pertama, dua di antara mereka bertikai, bertengkar. Kemudian bawa kawan dari luar, yang satu bawa kawan dari luar, kemudian terjadi perang sampai sekarang belum selesai. Itu tujuh suku dan sekarang pecah lagi menjadi 40 kelompok. Padahal negara kita terdiri atas 714 suku," katanya.

Jokowi ingin mengingatkan keragaman Indonesia berulang kali. "Kita harus rukun, kita harus bersatu. Kita ini bersaudara. Oleh sebab itu sangat penting untuk membangun ukhuwah islamiyah (persaudaraan keislaman) kita, membangun ukhuwah watoniyah (persaudaraan kebangsaan) kita, dan yang lebih besar lagi membangun ukhuwah basyariyah (persaudaraan kemanusiaan) kita. Kalau ini tidak terus kita ingatkan, kita lupa bahwa negara ini negara yang sangat besar," jelasnya. [wir/suf]

Komentar

?>