Selasa, 21 Nopember 2017

Golkar Minta Rakyat Bersabar Terima Paradigma Bupati Faida

Senin, 17 Juli 2017 20:32:39 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Golkar Minta Rakyat Bersabar Terima Paradigma Bupati Faida

Jember (beritajatim.com) - Fraksi Partai Golkar DPRD Jember meminta kepada rakyat agar bisa bersabar selama masa pemerintahan Bupati Faida. Hal ini dikemukakan dalam sidang paripurna akhir pembacaan pandangan akhir fraksi terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2016, di gedung parlemen, Senin (17/7/2017).

Juru bicara Golkar Rachmad Fachkurniawan mengatakan, besarnya sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) tahun anggaran 2016 yang mencapai Rp 649,56 miliar menimbulkan banyak pertanyaan dan keresahan. "Tetapi inilah fakta pilihan keputusan Pemerintah Kabupaten Jember saat ini. Kami berharap semoga rakyat Jember dapat memahami, menerima dan bersabar atas paradigma bupati ini," katanya.

Golkar menyayangkan banyaknya rencana program kegiatan tahun anggaran 2016 yang bersentuhan langsung dengan kepentingan rakyat. tak terlaksana. "Kami terus mendorong, meminta,dan berharap agar bupati beserta jajarannya senantiasa mencari metode, strategi guna meninindaklanjuti rencana program itu dalam karya nyata," kata Rachmad.

Fraksi Partai Golkar juga mendorong Pemerintah Kabupaten Jember agar dalam sisa waktu yang ada, seluruh anggaran yang telah ditetapkan dapat terserap semaksimal mungkin oleh seluruh organisasi perangkat daerah. "Kami Golkar tetap berpandangan pada paradigma lama, di mana serapan dana yang maksimal, tepat sasaran tanpa terjadinya kebocoran akan mempercepat proses tercapainya pertumbuhan ekonomi, sekaligus menandai tertanganinya permasalahan kemiskinan dan kesenjangan sosial di Kabupaten Jember," kata Rachmad.

Golkar meminta seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Jember untuk terus-menerus menciptakan suasana kondusif dan menekan kegaduhan politik. "Sebab hanya dengan suasana yang aman dan kondusif,  iklim investasi dan pembangunan akan menyerap anggaran, yang pada akhirnya akan memacu pertumbuhan ekonomi yang tinggi di Kabupaten Jember," kata Rachmad.

Sementara itu, Ketua Fraksi Nasional Demokrat Ja'faroh Wafie berharap ada perbaikan dan penyempurnaan menajemen pengelolaan keuangan daerah. "Kata kunci dari pengelolaan keuangan yang baik adalah ekonomis, efektifm dan efesien. Pengejawantahan dari tiga kata kunci tersebut adalah memanfaatkan dana yang sekecil-kecilnya untuk mencapai hasil yang sebesar-besarnya," katanya.

"Dengan demikian, diharapkan APBD kita yang jumlahnya melebihi angka Rp 3 triliun itu dapat mendorong akselerasi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Jember," lanjut Ja'faroh. [wir/but]

Komentar

?>