Selasa, 25 Juli 2017

Satu Lagi Kandidat Pilgub Jatim 2018: Zainuddin Amali-Fandi Utomo

Minggu, 16 Juli 2017 21:22:49 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Satu Lagi Kandidat Pilgub Jatim 2018: Zainuddin Amali-Fandi Utomo

Surabaya (beritajatim.com) - Dua pimpinan Komisi II DPR RI yang sama-sama berasal dari daerah pemilihan (dapil) Jatim, Zainuddin Amali (ZA) dan Fandi Utomo (FU) siap running pilgub Jatim 2018. Mereka akan menjadi calon aternatif selain calon yang beredar saat ini. ZA berasal dari Partai Golkar dan FU dari Partai Demokrat.

"Golkar punya 11 kursi DPRD Jatim, Demokrat 13 kursi DPRD Jatim. Kalau bisa digabung kan sudah cukup melebihi 20 kursi sebagai syarat untuk maju mencalonkan gubernur," kata ZA kepada wartawan.

Alasan keduanya menjadi figur alternatif cukup unik, karena sebagai wakil rakyat asal Jatim keduanya mengetahui bagaimana kinerja Gubernur Jatim Soekarwo dalam menata pembangunan di masyarakat. Tak heran jika kemudian Jatim selalu menjadi jujugan pejabat RI dalam berbagai permasalahan. Termasuk diraihnya sejumlah penghargaan dari pemerintah RI terkait pembangunan di masyarakat.

"Kami sangat eman jika nanti pasangan gubernur dan wagub tidak mampu melanjutkan pembangunan Jatim yang dirintis oleh Pakde Karwo. Dan sebaliknya, kami sudah hapal dan belajar bagaimana kebijakan Pakde Karwo dibuat sehingga dijadikan barometer pembangunan di Indonesia," ujarnya.

ZA pernah duduk sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jatim dan sering berkeliling di Jatim. Termasuk dalam pilgub Jatim 2013 lalu, ZA merupakan tim pemenangan pasangan Kar-Sa (Soekarwo-Saifullah Yusuf) jilid II hingga sampai gugatan MK. "Saya kira hal itu dapat menjadi modal bagi saya dengan Pak Fandi sebagai calon alternatif," tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan FU. Dirinya maju dalam pileg dari dapil Jatim satu (Surabaya-Sidoarjo) bukan karena ambisi, namun dirinya memahami karakteristik masyarakat Jatim. Pasalnya, sebagai politikus Partai Demokrat sudah lama malang melintang mengurus kebesaran Partai Demokrat di Jatim. Termasuk dirinya sudah pernah menjajal maju dalam Pilwali Kota Surabaya, meski akhirnya kalah.

"Sebagai pasangan alternatif, kami berdua tidak terlalu berambisi. Jika ada parpol yang melamar ya monggo. Kalau tidak ada toh, kami tetap masih menjabat sebagai anggota komisi II DPR RI," imbuhnya.

Masih soal pembagian jabatan siapakah yang pantas sebagai cagub dan cawagubnya, lanjut dia, hal itu diserahkan kepada Pakde Karwo yang tahu persis akan kinerja keduanya. "Saya serahkan sepenuhnya kepada Pakde Karwo siapa yang jadi cagub dan cawagubnya," pungkas ZA yang berasal dari Dapil Madura ini. [tok/but]

Tag : pilgub jatim

Komentar

?>