Kamis, 21 September 2017

Bupati Anas : Saya Nggak Mau Komen, Nanti Dianggap Nggak Kerja

Kamis, 13 Juli 2017 23:34:31 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Bupati Anas : Saya Nggak Mau Komen, Nanti Dianggap Nggak Kerja

Banyuwangi (beritajatim.com) - Menanggapi pencalonan dirinya pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim), Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas nampaknya tengah menutup diri.

Ditemui usai paripurna di gedung DPRD Banyuwangi, pemimpin daerah yang terkenal dengan sejumlah program inovasi daerahnya ini, selalu menghidar saat sejumlah awak media bertanya mengenai kans nya masuk dalam pencalonan bakal cagub maupun cawagub Jatim.

"Sudah saya tak mau komen soal itu, sudah cukup, berita saya sudah paling banyak terus tentang itu," jawab Anas sambil tertawa, Kamis (13/7/2017).

Dirinya hanya menanggapi jika saat ini akan fokus ke pekerjaan memimpin daerahnya. "Saya gak mau komen. Saya nanti dianggap gak mau kerja, saya menanggapi itu terus," kilahnya.

Belakangan, selain mendapat dukungan langsung dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Anas juga mendapat sinyal dari DPD Partai Golkar Banyuwangi.

"Waduh, kalau itu suruh ketuanya saja yang komen. Kalau saya menanggapi itu, nanti komen saya panjang lagi. Terserah mekanisme DPD," jawabnya sambil berpamitan.

Nama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas makin moncer dalam survei Surabaya Survey Center (SSC) yang dilakukan pada 10-30 Juni 2017. Survei dirilis ke publik kemarin. Anas menjadi cawagub elektabilitas tertinggi dan terfavorit dibandingkan cawagub lainnya.

SSC juga merilis, dalam simulasi 24 kandidat, posisi tertinggi untuk cagub ditempati Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dengan elektabilitas 26 persen, Tri Rismaharini 24,10 persen, Khofifah Indar Parawansa 16,80 persen dan Abdullah Azwar Anas 5,50 persen.

Sementara, untuk posisi cawagub, Bupati Banyuwangi Azwar Anas menempati level tertinggi dengan elektabilitas 12,90 persen, lalu disusul Kusnadi 7,5 persen, La Nyalla Mattilitti 7,4 persen, Halim Iskandar 6 persen, Imam Nahrawi 5,8 persen, Nurhayati Assegaf 5,5 persen. Adapun nama lainnya berada di level 4 persen ke bawah.

Bupati Anas, muncul menjadi kandidat cawagub paling diinginkan publik karena dikena sebagai bupati yang berprestasi dan inovatif, bahkan dikenal di level nasional. (rin/kun)

Komentar

?>