Senin, 23 Oktober 2017

Begini Cara Bupati Anas Memotivasi Anak Muda

Kamis, 13 Juli 2017 22:39:47 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Begini Cara Bupati Anas Memotivasi Anak Muda

Banyuwangi (beritajatim.com) - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menghadiri Kemah Cinta Alam Indonesia (CAI), di Bumi Perkemahan Wana Wisata Rowobayu, Songgon. Dalam kesempatan itu, Anas memotivasi peserta dan membagikan kiat suksesnya.

Menurut Anas, yang dibutuhkan generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan adalah kemampuan untuk memikirkan solusi dari suatu masalah. Anak muda, kata Anas, harus belajar problem solving dari sekarang.

"Bersikap kritis itu juga perlu. Tapi kita jangan hanya bisanya menarasikan masalah, tapi mari kita ikut belajar memikirkan penyelesaian suatu masalah. Kita harus belajar problem solving dari sekarang, ini yang dibutuhkan untuk sebuah kemajuan daerah maupun bangsa," jelas Anas, Kamis (13/7/2017).

Dalam kesempatan itu, Anas bercerita, kisah teman semasa kuliahnya di Universitas Indonesia (UI).  Dia menceritakan, teman kuliahnya itu merupakan anak dari keluarga miskin, ibunya hanya penjual jemblem (makanan dari ubi jalar yang ada gula aren di tengahnya), sedangkan ayahnya hanya seorang pencari rumput.

"Tapi teman saya ini berhasil masuk Informatika UI. Informatika itu yang daftar ribuan tapi yang diterima hanya 30 orang. Ini merupakan inspirasi," kata Anas.  Anas menceritakan, temannya itu kini bekerja di perusahaan Singapura, dengan gaji Rp 60 juta perbulan.

Menurut Anas, salah satu yang membuat sukses temannya itu adalah doa dan restu orangtua. Anas menceritakan, ibu dari temannya itu, tiap hari setiap hendak menjual jemblem selalu menyisakan lima hingga 10 jemblem untuk dibagi-bagikan pada tetangga miskin, dan anak yatim piatu.

Padahal mereka hidup kekurangan, namun masih mau berbagi sesuai dengan kemampuannya. Ibunya juga selalu mendoakan anaknya agar sukses, dan nasibnya tidak seperti orangtuanya.

"Jangan lupa sedekah. Cerita di atas tadi, tentang sifat ibu dari teman saya itu sudah menunjukkan manfaatnya sedekah," kata Anas.

Dari cerita itu, menurut Anas, untuk sukses selain usaha dan doa, yang terpenting juga adalah doa dari orangtua. Anas meminta pada anak-anak agar selalu minta doa restu pada orangtua.

Anas juga berbagi kiat tentang bagaimana mencapai kesuksesan. Menurut, Anas, gunakanlah kesempatan yang kalian miliki sebaik mungkin.

"Karena momentum belum tentu berulang dua kali. Untuk menjadi orang sukses itu, pertama, tumbuhkan terus motivasi dari dalam diri kita sendiri. Kedua, tanamkan dalam diri kita untuk selalu bersemangat. Ketiga, pilihlah lingkungan pergaulan yang baik dan bacalah biografi  orang-orang sukses. Keempat, belajarlah yang tekun karena takdir itu datang setelah kita berikhtiar,” ujar Anas. 

Perkemahan yang digelar oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia ini diikuti 518 pelajar tingkat SMP hingga perguruan tinggi. Ketua LDII Astro Junaidi mengatakan perkemahan ini digelar selama tiga hari.

"Perkemahan ini digelar untuk mendidik peserta agar mandiri, mengenal Allah SWT lewat ciptan-Nya. Kami juga memperkuat kepribadian peserta agar menjadi pribadi yang jujur, menjauhi narkoba, serta meningkatkan rasa kebangsaan," kata Astro. (rin/kun)

Komentar

?>