Senin, 24 Juli 2017

Karyawan Pemkot Surabaya Dilatih Padamkan Kebakaran

Rabu, 12 Juli 2017 15:34:02 WIB
Reporter : Arif Fajar Ardianto
Karyawan Pemkot Surabaya Dilatih Padamkan Kebakaran

Surabaya (beritajatim.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) menggelar simulasi untuk melatih kemampuan teori dan praktek pemadaman kebakaran. Peserta adalah petugas Linmas dan petugas Pemkot jika terjadi kebakaran di gedung-gedung pemerintahan. 

“Rata-rata teman Linmas dan petugas Pemkot yang sedang jaga malam. jika terjadi kebakaran di malam hari, mereka inilah yang berada di depan,” kata Kepala Bidang Diklat Pemadam Kebakaran Surabaya Arif Boediarto di Halaman Taman Surya, Rabu (12/7/2017).

Mereka, sambung Arif, juga kami tuntut untuk tanggap dan cepat dalam memadamkan api dengan peralatan yang tersedia seperti karung dan Apar (tabung semprot PMK).

“Seperti Ampar, memiliki batas waktu pemakaian, jika disemprot secara terus-menerus, tidak sampai 1 menit sudah habis,” terang Arif.

Jenis ampar sendiri terbagi menjadi tiga. Ampar jenis powder atau bubuk. Ampar jenis Gas. Amar jenis foam atau busa.

“Untuk Ampar jenis powder dirasa paling efektif dalam memadamkan api, namun meninggalkan bekas atau kotoran, Ampar gas tidak meninggalkan bekas, dan cocok diletakkan di dapur dan ruang makan. Sedangkan Ampar foam atau busa cocok digunakan untuk kebakaran yang disebakan minyak. Itu digunakan untuk mematikan sel-sel api,” urainya. 

Oleh karena itu, dirinya menekankan kepada petugas untuk berlatih secara efektif dan efisien agar cepat dan tangkas memahami cara penggunaan alat pemadam kebakaran.

“Jika tidak bisa memadamkan api, kan ya percuma,” tegas pria bertubuh tegap tersebut. 

Selama pelatihan berlangsung, terlihat beberapa petugas Damkar memberi arahan kepada petugas Linmas dan Pemkot salah satunya memadamkan api di dalam tong menggunakan karung yang sudah dibasahi. Adapula pemandangan memadamkan api mengunakan Ampar. Para petugas terlihat tenang ketika menjalankan praktek tersebut.

Ke depan pihak PMK kembali menyosialisasikan teknik atau cara ketika terjadi kebakaran kepada masyarakat Surabaya.

“Dalam waktu dekat kami akan memberi pelatihan kepada warga khususnya dalam hal penggunaan Ampar,” tutur pria yang hari ini telah berulang tahun ini. [rif/but]

Komentar

?>