Senin, 24 Juli 2017

Pemkot Mojokerto Jamin Hak dan Perlindungan Anak

Kamis, 06 Juli 2017 19:16:41 WIB
Reporter : Misti P.
Pemkot Mojokerto Jamin Hak dan Perlindungan Anak

Mojokerto (beritajatim.com) - Pemkot Mojokerto membentuk Forum Anak di masing-masing kelurahan yang ada di Kota Mojokerto. Forum Anak tersebut dibentuk bertujuan untuk menghormati dan menjamin hak-hak anak di Kota Mojokerto tanpa diskriminasi.

Forum Anak menjamin semaksimal mungkin kelangsungan hidup dan perkembangan anak serta menghargai pendapat anak dan mewujudkan Kota Mojokerto layak anak. Puluhan anak yang tergabung dalam Forum Anak Kota Mojokerto, bertemu Walikota dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari).

Dalam acara yang bertajuk "Kumpul Bareng Forum Anak Kota Mojokerto 2017", puluhan anak tersebut juga menghadiri acara Hari Anak dan Hari Bakti Adhyaksa ke-57, anak-anak juga dapat menyampaikan aspirasinya kepada Walikota Mojokerto, Mas’ud Yunus.

Walikota mengatakan, anak-anak masa kini adalah calon pemimpin di masa yang akan datang. "Artinya kehidupan berbangsa dan bernegara di masa yang akan datang ini ada di pundak anak-anakku semuanya," ungkapnya, Kamis (6/7/2017).

Walikota berharap, dengan program-program Kota Mojokerto yang mendukung terwujudnya pendidikan 12 tahun seperti biaya pendidikan gratis, angkutan sekolah gratis dan seragam gratis dapat memacu semangat belajar anak-anak.

"Saya berharap, anak-anak harus terus semangat belajar. Karena orang yang berhenti belajar itu berarti orang yang tidak mau mengikuti perubahan. Tuhan itu merubah nasib kita, selama kita dapat merubahnya. Karena itulah untuk merubah nasib kita harus belajar," katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan anak, Pemkot Mojokerto mempunyai kewajiban untuk memenuhi hak-hak anak dan perlindungan terhadap anak. Diantaranya, hak untuk mendapatkan pendidikan, hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, hak untuk bermain dan hak untuk berekspresi.

"Hak-hak tersebut disikapi Pemkot Mojokerfo, oleh karena itu kita saat ini sedang berjuang untuk menjadikan Kota Mojokerto sebagai kota layak anak. Anak-anak tidak boleh diperlakukan kejam, tidak boleh mendapatkan kekerasan dan anak-anak juga harus mendapatkan perlindungan hukum," ujarnya.

Karena itulah peringatan Hari Anak di Kota Mojokerto ini juga dirangkai dengan peringatan Hari Bakti Adhyaksa. Sehingga tujuan kegiatan tersebut yakni untuk meningkatkan kesadaran pemerintah, masyarakat, orang tua dan segenap komponen masyarakat untuk memenuhi dan menghindari anak atas perlakuan kejam.

Seperti eksploitasi terhadap anak, diskriminasi, pornografi, pemakaian obat-obatan terlarang, serta mendukung hak-hak anak dalam melakukan upaya kesejahteraan anak.

Sementara itu, Pengurus Forum Anak Kota Mojokerto, Syaifudin Bagus Prasetyo mengaku bersyukur karena Pemkot Mojokerto telah menjamin hak-hak anak di Kota Mojokerto. "Diantaranya hak akan kesehatan, pendidikan dan fasilitas anak," tuturnya.

Menurutnya, kesehatan gratis dan pendidikan gratis di Kota Mojokerto telah membuat anak Kota Mojokerto merasa terjamin. Selain itu, fasilitas umum seperti banyaknya taman bermain yang ramah anak, anak di Kota Mojokerto juga semakin mendapat apresiasi dalam berekspresi.

Dalam acara tersebut, Kajari Kota Mojokerto, Halila Rama Purnama memberikan materi seminar tentang peran hukum dalam memberikan perlindungan terhadap anak. Dilanjutkan penyampaian aspirasi anak-anak kepada Walikota Mojokerto, Mas’ud Yunus. [tin/but]

Komentar

?>