Senin, 24 Juli 2017

Pasca Libur Lebaran, Camat Tambaksari Lakukan Operasi Yustisi

Senin, 03 Juli 2017 19:26:18 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Pasca Libur Lebaran, Camat Tambaksari Lakukan Operasi Yustisi

Surabaya (beritajatim.com) - Hari pertama kerja pasca libur lebaran 2017, camat Tambaksari lakukan operasi yustisi di tempat kost yang berada di jalan Tambang boyo dan juga jalan Pacar Kembang Surabaya, Senin (3/7/2017).

Berkoordinasi dengan Lurah Pacarkeling dan Satpol PP Kecamatan setempat, operasi yang bertujuan untuk mendata para pendatang baru dan juga mengantisipasi pelaku terorisme​ yang menyusup di wilayah administratif kerjanya.

Ridwan Mubarun, Camat Tambaksari menyatakan bahwa razia yang dilakukannya ini selalu dilakukan usai Lebaran, untuk mengantisipasi urbanisasi dari daerah ke perkotaan. Mulai dari sejumlah tempat kos, juga di kawasan-kawasan yang menjadi tempat berkumpulnya warga masyarakat.

"Kami langsung menggelar razia usai libur Lebaran tahun ini. Yang kami sasar adalah warga masyarakat pendatang yang memang tidak memiliki identitas resmi atau sah. Termasuk kami akan tanyakan juga pekerjaannya di Surabaya sebagai apa," ujar Ridwan Mubarun.

Dalam pelaksanaan operasi di dua lokasi tersebut, petugas hanya menemukan dua pemuda asal luar daerah Surabaya yang tidak bisa menunjukan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Dari 2 lokasi yang kami sisir, hanya mendapati dua pemuda dari Banyuwangi yang belum memiliki KTP, namun mereka adalah kerja ikut pamannya yakni pemilik tempat kost sebagai tukang kebung," papar Ridwan.

"Meski demikian mereka tetap kami data, dan kami memanggil RW setempat untuk berkordinasi dengan mereka paljng tidak ada yang menjamin mereka tinggal disini," imbuh Ridwan.

Bahrun mengakui, daerah​ tugasnya merupakan pemukiman pandat penduduk sehingga pihaknya akan gencar menggelar operasi identitas di kalangan masyarakat.

"Karena itu, razia ini akan kami gelar secara terus menerus, untuk meminimalisir pelaku tindak kriminal. Terlebih dari itu kami mengimbau kepada ketua RT dan RW agar lebih aktif menyisir penduduk yang belum memiliki izin tinggal dan KTP," tandas Ridwan. [ito/but]

Komentar

?>