Rabu, 18 Oktober 2017

Gerindra: Jatim Butuh Sosok Seperti La Nyalla

Senin, 19 Juni 2017 21:52:43 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Gerindra: Jatim Butuh Sosok Seperti La Nyalla

Surabaya (beritajatim.com) - Waketum DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono menghormati semangat dari Ketua Kadin Jatim La Nyalla M Mattalitti yang akan maju pilgub Jatim 2018.

"Ini adalah sesuatu yang penting, ada orang yang punya keberanian untuk mengabdi kepada masyarakat, supaya tidak terpaku pada sosok yang itu-itu saja. Sosok La Nyalla bagi Gerindra bukan orang lain. Jasa beliau ini terhadap Pak Prabowo saat pemilu presiden itu luar biasa besar. Jatim butuh sosok seperti La Nyalla," tegas Ferry kepada wartawan di kantor Kadin Jatim.

Ferry menegaskan, Gerindra tidak mendukung adanya calon tunggal. Meski hubungan dengan incumbent Saifullah Yusuf (Gus Ipul) juga baik, tapi Partai Gerindra akan mencari figur alternatif lain untuk pilgub Jatim 2018 nanti. "Provinsi segede ini buat calon tunggal kurang tepat. Ada yang salah kalau Jawa Timur hanya mengusung calon tunggal," tukasnya.

La Nyalla dikenal cukup dekat dengan Prabowo Subianto, Ketua Umum DPP Partai Gerindra. Terbukti pada saat pilpres 2009, La Nyalla ikut membantu pemenangan pasangan Megawati-Prabowo (Mega-Pro). Kemudian pilpres 2014, La Nyalla juga ikut andil mendulang suara untuk pasangan Prabowo-Hatta.

"Oleh karena itu, saya datang kesini gantian untuk memberi dukungan moril kepada pak La Nyalla. Amanat Pak Prabowo kepada saya, pesannya selalu jangan lupa terhadap jasa dan kebaikan orang yang telah membantu. Jadi saya kesini sengaja hadir untuk menguatkan dukungan Gerindra untuk Pak La Nyalla," paparnya.

Selain itu, DPP Partai Gerindra mengaku sudah mempelajari dua periode atau 10 tahun kepimpinan Soekarwo-Saifullah Yusuf sudah cukup berhasil memimpin Jawa Timur. Seperti masalah listrik, fasilitas pendidikan dan kesehatan. Namun hasil survey yang diperoleh Gerindra menyebutkan, Jawa Timur sekarang dan ke depan, ada masalah yang serius.

Pertama, adalah masalah pengendalian harga kebutuhan pokok karena ternyata inflasinya tinggi bahkan tidak terkendali. Rakyat Jatim banyak membeli kebutuhan pokok sangat tinggi, sedangkan pada saat yang sama daya beli mereka turun. Yang kedua, rakyat jatim butuh ketersediaan lapangan pekerjaan untuk mengurangi pengangguran. "Dua masalah besar di Jawa Timur ini, menurut saya perlu sosok Pak La Nyalla yang punya pengetahuan tentang ekonomi dari hulu hingga hilir," ungkapnya.

Dia menambahkan, kemampuan La Nyalla terhadap pengetahuan entrepreneurship atau kewirausahaan sudah cukup teruji sejak aktif sebagai ketum HIPMI Jatim dan sekarang Ketua Kadin Jatim.

Ia menceritakan, pengalaman di Pilkada DKI Jakarta belum lama ini. Di mana kekuatan dari kemenangan Anies-Sandi dalam pilkada DKI Jakarta kemarin adalah hasil dari menangkap, mendengarkan serta memberikan jawaban atas permasalahan di tengah-tengah masyarakat.

Gerindra sendiri, dalam dinamika politik Jatim juga akan tetap membangun pembicaraan dengan partai-partai lain. Mengingat Gerindra Jatim memiliki 13 kursi yang tidak bisa mengusung calon sendiri. "Beberapa partai sudah menjalin komunikasi adalah PKS, PAN bahkan Perindo siap ikut bergabung meski belum punya suara," ujarnya.

Semangat Gerindra, kata Ferry, adalah mendorong kader sendiri untuk maju pilgub Jatim. Seperti halnya Rapimda Gerindra Jatim yang mengusulkan nama Soepriyatno sebagai calon Gubernur. Namun Gerindra pasti harus realistis mendukung calon yang punya potensi menang. Termasuk menakar nama Khofifah Indar Parawansa.

"Kalau Bu Khofifah bisa mendapatkan izin dari Presiden dan dipasangkan bersama Pak La Nyalla, saya jamin menang. Soal siapa jadi gubernur dan wakil gubernurnya, nanti tergantung kesepakatan bersama," pungkasnya. (tok/kun)

Tag : gerindra jatim

Komentar

?>