Kamis, 24 Agustus 2017

Satpol PP Melempem, Bupati Gresik Copot Sendiri Reklame yang Melanggar

Senin, 19 Juni 2017 21:41:54 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Satpol PP Melempem, Bupati Gresik Copot Sendiri Reklame yang Melanggar

Gresik (beritajatim.com) - Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto sangat geram dengan kinerja Satpol PP. Orang nomor satu di Gresik mencopot sendiri spanduk reklame yang dianggap melanggar estetika di taman Jalan Wahidin Sudirohusodo Gresik.

Saat mencopot spanduk reklame, Bupati Sambari terlihat geram dan marah karena taman yang semestinya menjadi pemandangan dan keindahan kota, malah dijadikan panggung reklame liar. Aksinya itu menjadi pusat perhatian warga sekitar yang melintas di dearah tersebut.

Hal itu dilakukannya lantaran menilai kinerja petugas Satpol-PP Gresik sebagai pengawal dan penegak perda dinilai lamban dan dianggap tidak becus dalam melakukan penertiban reklame-reklame yang melanggar aturan Perda.

“Kenapa setiap ada pelanggaran kok tidak segera ditertibkan. Berkali-kali saya memberikan contoh bagi OPD untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tugas dan fungsinya," ujarnya, Senin (19/06/2017).

Bupati menyayangkan kinerja petugas Satpol-PP yang harusnya menegakkan peraturan-peraturan dan menindak pelanggaran Perda. Tetapi hal tersebut tidak dilakukan dengan semestinya.

"Setiap ada pelanggaran yang sifatnya ditertibkan petugas Satpol-PP, mesti saya yang turun duluan. Kan nggak seharusnya seperti ini," tuturnya.

Menurutnya, aturan-aturan terkait pemasangan reklame sudah tertera jelas dalam peraturan daerah yang ada.

"Tolong pemasangan reklame itu dipasang ditempat yang benar sesuai aturan. Billboard, panggung reklame sudah disiapkan kok, jadi jangan dipasang di sembarang tempat. Apalagi di atas taman seperti ini,” imbuh Bupati Sambari.

Kabag Humas pemkab Gresik Suyono membenarkan pencopotan reklame liar tersebut. Menurutnya, Bupati Gresik tidak henti-hentinya melakukan pengawasan terhadap kinerja pegawainya maupun terhadap insfrastruktur yang ada di kabupaten Gresik. Termasuk memberikan perhatian terhadap kawasan tata ruang.

"Bupai tidak ingin membiarkan kotanya terlihat kumuh dan semrawut dan sekarang lagi gencar-gencarnya melakukan pengawasan tak segan-segan turun langsung untuk menertibkan," tandas Suyono. [dny/kun]

Komentar

?>