Jum'at, 28 Juli 2017

Jember Perlu Belajar ke Solo Soal Data Warga Miskin

Senin, 19 Juni 2017 15:36:01 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Jember Perlu Belajar ke Solo Soal Data Warga Miskin

Jember (beritajatim.com) - Pemerintah Kabupaten Jember disarankan belajar dari Pemerintah Kota Solo soal pendataan warga miskin untuk keperluan alokasi anggaran kesehatan daerah.

Desakan untuk pendataan warga miskin secara mandiri dan tidak tergantung pada data Badan Pusat Statistik (BPS) disuarakan Komisi D DPRD Jember.
Sekretaris Komisi D Nur Hasan prihatin dengan meningkatnya anggaran untuk pasien pengguna surat pernyataan miskin (SPM).

Pasien pengguna SPM adalah warga miskin yang tidak terdaftar dalam daftar PBID (Penerima Bantuan Iuran Daerah) dan penerima bantuan iuran (PBI) pemerintah pusat dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. Anggaran jaminan kesehatan untuk mereka dialokasikan dalam APBD Jember setiap tahun.

Menurut Nur Hasan, seharusnya ketika jumlah warga miskin yang didaftarkan program JKN bertambah setiap tahun, pasien SPM berkurang. "Tapi ini kok pemakaian SPM malah balapan. Ini PBID naik, pengguna SPM bertambah. Ada apa dengan Jember," katanya.

Sejak awal, Nur Hasan menyuarakan agar ada verifikasi data masyarakat miskin versi Pemerintah Kabupaten Jember. "Kalau bisa belajar ke Solo. Mereka punya data versi pemerintah kota sendiri, bukan hasil pendataan BPS. Data ini diperuntukkan penyaluran dana program dari APBD," katanya.

Meniru Solo, maka Pemkab Jember bisa memperbarui data warga miskin itu setiap enam bulan sekali. "Kalau nanti data ini sudah disahkan bupati, segera disebar ke desa-desa. Persepsi kategori masyarakat miskin ini banyak. Apalagi masyarakat kita kalau sakit semua minta disebut miskin," kata Nur Hasan.

Dengan adanya data valid warga miskin, maka akan menyelamatkan anggaran kesehatan bagi warga miskin. "Ini agar dana SPM tepat sasaran dan tidak jatuh ke calo (yang mengurus surat pernyataan miskin)," kata Nur Hasan. [wir/ted]

Komentar

?>