Kamis, 23 Nopember 2017

Ini Alasan La Nyalla Maju Jatim 1

Jum'at, 16 Juni 2017 21:14:55 WIB
Reporter : Misti P.
Ini Alasan La Nyalla Maju Jatim 1

Mojokerto (beritajatim.com) - Usai menghadiri acara MPC PP Kabupaten Mojokerto dan La Nyalla Accamedia berbagi dan berbuka bersama dengan anak yatim dan fakir miskin di rumah MPAC PP Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP Provinsi Jawa Timur, La Nyalla Mattalitti membeberkan alasannya maju Jatim 1.

"Jatim mau dibikin calon tunggal, ini membuat kemunduran demokrasi. Tidak pantaslah Jawa Timur yang 38 kabupaten, orangnya 40 juta, calon gubenur cuma satu, kan lucu. Karena ada gambaran seperti itu yang membuat akhirnya saya katakan kepada teman-teman wartawan di Bangkalan waktu itu. Kalau calon tunggal, saya siap maju sebagai Gubenur," ungkapnya, Jum'at (16/6/2017).

Mantan Ketua Persatuan Sepak bola Indonesia (PSSI) ini mengaku, tidak tahu siapa yang menjadi calon tunggal namun menurutnya yang sudah jelas keliling kemana-mana yakni Gus Ipul (Wakil Gubenur Jatim, Saifullah Yusuf). Menurut Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) ini, sudah banyak dilempar media jika Jawa Timur akan dibuat calon tunggal.

"Tapi buntutnya belum pasti, kita cari yang sudah pasti. Yang sudah pasti ya Gus Ipul yang disebut itu tim survei tapi orangnya belum. Sekarang masih digalang mereka, digalang dari partai ke partai supaya muncul calon tunggal. Pokoknya kalau calon tunggal maka membuat kemunduran demokrasi. Saya kader Gerindra tapi saya belum kesana," katanya.

Menurutnya, setelah lebaran ia baru melangkah dengan komunikasi dengan dengan induk organisasi terlebih dahulu. Terkait kabarnya mencalonkan diri dari jalur independen, La Nyalla menepiskan. Jalur independen merupakan berasal dari pendukungnya bukan dari pihaknya. Jika ia maju, La Nyalla menegaskan, tetap berangkat dari partai.

"Belum, itu bukan saya tapi netizen La Nyalla. Dari pendukung-pendukung saya, menginginkan saya maju dari independen tapi biarkan mereka punya ide sendiri. Tapi kalau saya, insya Allah dari partai tapi belum ada komunikasi. Saya masih menunggu kasus saya inkrach dulu, supaya tidak di-bully. Mereka berusaha menganjal-ganjal," ujarnya.

Saat disinggung soal partai mana saja yang sudah komunikasi dengannya, lagi-lagi ia mengungkap belum ada komunikasi dengan partai-partai. Menurutnya, meski ia bersikukuh maju Jatim 1 namun jika ia harus berdampingan dengan calon lain, hal tersebut tidak masalah. Namun semua harus dilihat terlebih dahulu.

"Kita lihat dulu, kalau memang pantas ya tidak apa-apa. Pokoknya kita sudah calon, mencalonkan itu sudah niatnya banyak. Saya masih istikharah, saya masih keliling-keliling dulu. Kalau didaulat ya nda pa-pa menyenangkan tuan rumah. Demokrat, belum tahu ada calon apa tidak. Bukannya Demokrat sama Gus Ipul?," tegasnya. [tin/but]

Tag : pilgub jatim

Komentar

?>