Jum'at, 23 Juni 2017

Mau Dapat Beasiswa Banyuwangi Cerdas, Bisa Daftar Online

Selasa, 13 Juni 2017 18:55:24 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Mau Dapat Beasiswa Banyuwangi Cerdas, Bisa Daftar Online
Beasiswa Banyuwangi Cerdas bisa daftar online

Banyuwangi (beritajatim.com) - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali membuka peluang bagi anak lulusan SMA, SMK, maupun MA untuk dapat melanjutkan kuliah dengan gratis. Caranya, mereka cukup mengikuti program beasiswa Banyuwangi Cerdas.

Agar dapat terjaring dalam rogram beasiswa yang sudah digulirkan selama 5 tahun itu, caranya cukup mudah.

Asal, mereka memiliki sejumlah kriteria yang ditentukan. Yakni, khusus bagi mereka yang
memiliki prestasi di sekolah tapi dalam kalangan keluarga tidak mampu, bisa langsung mendaftar.

Bedanya, jika sebelumnya pendaftaran dilakukan dengan sistem penjaringan (tidak online) pada Dinas Pendidikan Banyuwangi. Namun saat ini, pendaftaran beasiswa khusus ini dapat dilakukan secara online.

"Jadi Banyuwangi Cerdas ini sudah berjalan selama lima tahun. Sebelumnya itu banyak yang tanya di medsos di facebook dan lain-lain maka sekarang ini kita bikin sistem online pendaftaran," jelas Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas usai meninjau pelaksanaan pendaftaran Program Banyuwangi Cerdas di SMA Negeri 1 Giri Banyuwangi, Selasa
(13/6/2017).

Melalui sistem online, kata Anas, anak-anak dengan mudah mengakses diberbagai tempat. Sehingga anak-anak bisa memasukkan pendaftarannya sendiri. "Mereka juga bisa memilih jurusan, maupun tujuan tempat kuliah yang akan dituju. Misal mereka miskin tapi berprestasi nanti akan secara otomatis dapat terverifikasi," ungkapnya.

Sehingga dengan demikian, harap Anas, jika terdapat anak miskin berprestasi di daerahnya tidak lagi yang tidak dapat melanjutkan pendidikan.

Karena Pemerintah Daerah telah memberikan beasiswa melalui porgram Banyuwangi Cerdas tersebut. "Kita juga sudah cek sistemnya, mereka sudah dapat mendaftar online. Sehingga tidak harus jam kerja mereka bisa mendaftar untuk program Banyuwangi cerdas tahun ini. Dan Alhamdulillah animonya cukup banyak, sekarang sudah ada data masuk sebanyak 200 anak yang mendaftar,"imbuhnya.

Bagi mereka yang lolos, akan terjaring 75 anak yang bakal mendapat beasiswa penuh mulai dari masuk hingga lulus sarjana.

Bahkan tak hanya beasiswa selama kuliah, tapi Pemda juga memberikan mereka uang saku
senilai Rp 600 ribu perbulan.

"Kemarin sudah total ada Rp 15 Milyar untuk Banyuwangi Cerdas ini. Ini Sebenarnya bagian lain juga untuk mendorong swasta terlibat. Walau
demikian ada beberapa masyarakat yang juga ikut tergerak untuk memberikan program beasiswa bagi anak berprestasi," terangnya.

Program Banyuwangi Cerdas ini, diperuntukan khusus bagi mereka yang tidak mampu namun memiliki prestasi di sekolah. Tapi Pemda juga menyediakan beasiswa bagi mereka yang telah melangsungkan kuliah dan memiliki prestasi cukup baik di kampusnya.

"Jadi ada kriteria lain yang, yaitu bagi mereka yang pintar ini biasanya yang sudah kuliah dan memiliki IPK di atas 3,53, nanti mereka kita seleksi. Dan tidak ada kuota tertentu untuk ini. Jadi nanti kalau peminatnya banyak bisa dianggarkan melalui PAK," ungkap Bupati.

Siti Ulfiana MohanE, salah seorang siswa asal Desa Dusun Kendenglembu, Desa Kajarharjo, Kecamatan Glenmore mengaku sengaja mengikuti program
Banyuwangi Cerdas karena ingin melanjutkan pendidikannya di Uiversitas.

Harapan besarnya, Ia dapat diterima dan mengambil jurusan Fakultas Bahasa Inggris di Universitas Negeri Jember.

"Saya tingga di daerah perkebunan jauh dari kota atau kecamatan. Dulu saya lulus di sekolah satu atap dengan SMAN 2 Glenmore," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Sulihiyono mengatakan, khusus untuk program Banyuwangi Cerdas tahun ini Pemerintah daerah telah menganggarkan total sebesar Rp 7 Milyar.

Mereka akan mendapat pilihan untuk kuliah di dua Universitas Negeri, yakni IAIN dan Universitas Negeri Jember.

"Program Banyuwangi Cerdas yang ini yang khusus dibiayai full kuliah di dua tempat, yakni Unej dan IAIN Jember. Jadi kalau mereka ingin mengambil jurusan agama bisa di IAIN Jember, kemudian untuk yang umum bisa di Unej. Tapi tahun ajaran depan ini kita juga akan Mou dengan Unair Banyuwangi dan Politeknik Negeri Banyuwwangi" jelas Kepala Dinas
Pendidikan Banyuwangi, Sulihtiyono.

Selain mendapat beasiswa penuh melalui Banyuwangi Cerdas, bagi mereka yang telah lulusa kuliah secara otomatis akan mendapat kesempatan masuk pada program Banyuwangi Mengajar. Mereka akan ditempatkan di sejumlah daerah, khususnya di desa-desa terpencil untuk menambah tenaga pengajar sekaligus pendamping bagi anak-anak di desa.

"Sejauh ini sudah ada 300 anak yang telah lulus dari program Banyuwangi Cerdas. Nanti setelah ini mereka kita masukkan dalam program Banyuwangi Mengajar. Mereka kita kontrak selama dua tahun, kita tempatkan di desa terpencil seperti di lereng Gunung Raung, Sukomade, Wongsorejo, dekat hutan Alas Purwo dan mereka menginap di rumah warga setempat dan mendapat honor Rp 2 juta perbulan,"pungkasnya. (rin/ted)

Komentar

?>