Selasa, 26 September 2017

Ketua Banteng Muda Indonesia Jatim Daftar Cagub PDIP

Senin, 12 Juni 2017 18:15:16 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Ketua Banteng Muda Indonesia Jatim Daftar Cagub PDIP
Suhandoyo Daftar Cagub PDIP Jatim

Surabaya (beritajatim.com) - Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Jatim Suhandoyo mengambil formulir pendaftaran bakal calon gubernur (bacagub) di kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, Jalan Kendangsari Industri Surabaya, Senin (12/6/2017) sore.

Suhandoyo yang juga anggota Komisi E DPRD Jatim ini ingin bertarung pada pilgub Jatim 2018.

Dia menyerahkan uang pendaftaran sebesar Rp 100 juta untuk keperluan survei kepada panitia pendaftaran DPD PDIP Jatim untuk membuktikan keseriusannya running pilgub Jatim.

"Pada hari ini kawan-kawan relawan berbagai elemen yang mengumpulkan dana kurang lebih Rp 107,5 juta. Rp 100 juta untuk biaya pendaftaran dan sisanya Rp 7,5 juta masuk kas internal BMI Jatim," kata Suhandoyo kepada wartawan usai mengambil formulir pendaftaran.

Menurut mantan Cabup Lamongan ini, majunya dirinya di pilgub Jatim 2018 karena mendapatkan dukungan dari relawan, terutama dari rekan-rekan sesama partai.

"Ini ada mantan Ketua DPRD Kediri, mantan anggota DPRD provinsi, ada pengusaha, ada teman-teman LSM, ada PKL, ada mantan bupati dan lain-lain," tuturnya.

Suhandoyo mengatakan bahwa saat ini dirinya mendaftar Bacagub di PDIP Jatim.

Menurut salah satu relawan Suhandoyo, bahwa dalam waktu dekat akan memperkenalkan sosok Suhandoyo kepada masyarakat.

"Pak Handoyo itu tipe orang yang tidak mau terkenal, maka Pak Handoyo kita dorong untuk memperkenalkan diri," kata relawan tersebut.

Tujuan memperkenalkan diri ini untuk meningkatkan elektabilitas beliau agar punya peluang bisa menjadi Bacagub PDIP.

Diberitakan sebelumnya, Koordinator Jaringan Muda NU (Jarmunu) Jatim Fairouz Huda mengatakan, di kalangan nasionalis ada nama Suhandoyo, Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Jawa Timur. Pengalamannya menjadi anggota DPRD Jawa Timur, tentu saja sebagai modal kuat dalam memahami peta permasalahan dan anggaran  di Jatim.

"Di dalam dirinya juga mengalir deras jiwa kaum muda yang haus akan perubahan. Berani dalam menghadapi segala tantangan. Dan egaliter dalam membangun hubungan antargenerasi. Pribadi seperti inilah yang sangat dibutuhkan dalam mengawal sejarah kepemimpinan Jawa Timur ke depan," tuturnya.

Kedua nama yakni Khofifah dan Suhandoyo (Khos) sangatlah layak untuk dijadikan sebagai pertimbangan utama partai dan masyarakat Jawa Timur, dalam menentukan pilihannya di pilgub 2018 nanti.

"Jika terdapat di antara dua nama tersebut, maka Jaringan Muda NU akan sungguh-sungguh untuk terlibat dalam pesta demokrasi, demi terwujudnya masyarakat Jatim yang sejahtera dan berkeadilan," pungkas mantan staf pribadi anggota Wantimpres Alm KH Hasyim Muzadi ini. (tok/ted)

Tag : pilgub jatim

Komentar

?>