Selasa, 21 Nopember 2017

5 Tahun di Kabupaten Mojokerto, Program USAID Prioritas Pendidikan Resmi Ditutup

Rabu, 17 Mei 2017 16:48:04 WIB
Reporter : Misti P.
5 Tahun di Kabupaten Mojokerto, Program USAID Prioritas Pendidikan Resmi Ditutup

Mojokerto (beritajatim.com) - Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi resmi menutup program United States Agency for International Development (USAID) Prioritas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Tahun 2012-2017. Bertempat di aula gedung Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Wakil Bupati menjabarkan beberapa program kerjasama antara USAID dengan Pemkab Mojokerto selama lima tahun (2012-2017).

"Diantaranya melatih fasilitator daerah dengan berbagai metode terkini terkait proses pembelajaran aktif, kreatif dan menyenangkan. Ada 23 sekolah yang jadi Mitra USAID Prioritas yakni 11 SD, 4 MI, 6 SMP dan 2 MTs. Dilakukan juga pelatihan 30 orang fasilitator daerah baik tingkat SD/MI dan SMP/MTs. Materi terupdate tentang pembelajaran aktif dan kreatif juga diberikan," ungkapnya, Rabu (17/5/2017).

Wakil Bupatu menyampaikan, materi-materi tersebut adalah Training of Trainer (TOT) untuk modul 1 hingga modul 4, lengkap dengan materi Pengembangan Kelompok Kerja Guru (KKG) bagi jenjang SD/MI. Selanjutnya ada materi Contextual Teaching and Learning (CTL) dan materi Pengembangan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) bagi jenjang SMP/MTs, serta pelatihan tentang materi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS).

Pada tahun 2014 lalu, USAID Prioritas juga memberikan bantuan hibah paket buku bacaan sebanyak 145 buku, yang disebar di 30 Sekolah Mitra USAID Prioritas. Bantuan yang sama juga diberikan kepada Sekolah Non Mitra pada tahun 2016, berupa 600 buku bacaan berjenjang untuk 139 SD. Program USAID Prioritas Pendidikan yang telah berjalan baik selama kurun waktu lima tahun tersebut.

"Yakni memberi manfaat lebih yakni meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Mojokerto. Hal inipun selaras dengan visi misi bupati dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2011-2015 maupun RPJMD tahun 2016-2017 yang akan datang. Program USAID Prioritas Pendidikan telah sesuai dengan visi misi Pemkab Mojokerto," katanya.

Khsususnya pada misi ke-lima yakni meningkatkan kualitas SDM dengan cara memperbesar peluang memperoleh akses pendidikan yang lebih baik untuk mengoptimalkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Wakil Bupati berharap program tersebut dapat berlanjut dan disebarluaskan ke seluruh wilayah di Kabupaten Mojokerto, mulai SD sampai SMP baik negeri maupun swasta.

"Dengan ini, sekolah-sekolah yang belum menerapkan model pembelajaran dan manajemen berbasis sekolahan dapat segera mendapatkan pelatihan dari para fasilitator," pungkasnya.

Mewakili Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa, Wakil Bupati menerima piagam penghargaan sebagai Mitra USAID Prioritas dalam meningkatkan akses pendidikan dasar yang berkualitas dalam pembelajaran, manajemen berbasis sekolah dan budaya baca. Piagam ini ditandatangani Direktur Program USAID Prioritas, Stuart Weston, serta Koordinator USAID Prioritas Jawa Timur, Silvana Erlina.

Hadir dalam acara tersebut diantaranta, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ismail Pribadi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Mojokerto, Mustain, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Zainal Abidin.[tin/kun]

Komentar

?>