Jum'at, 28 Juli 2017

Festival Seni Tradisi Jember Bakal Digelar di Tujuh Titik

Rabu, 17 Mei 2017 13:40:16 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Festival Seni Tradisi Jember Bakal Digelar di Tujuh Titik
Bukri Ketua Komisi B, DPRD Jember

Jember (beritajatim.com) - Komisi B DPRD Jember mengusulkan adanya semacam festival seni tradisional di enam kawasan sesuai zona daerah pemilihan umum setempat.

"Setiap dapil secara berkala menggelar pertunjukan-pertunjukan seni tradisi, khususnya seni tradisi yang terancam mati seperti wayang, ludruk, janger," kata Ketua Komisi B Bukri. Sejumlah seni tradisional di Jember mati karena tak ada pertunjukan.

Jika biasanya permintaan pertunjukan berasal dari warga, kata Bukri, kini pemerintah yang membiayai. "Anggarannya Rp 150 juta per titik (dalam APBD 2017), dan juga memiliki efek domino di masyarakat. Selain menghidupkan seni tradisi, orang-orang yang berjualan juga hidup," katanya.

Bukri mengatakan, ada tujuh titik lokasi pertunjukan. "Saya bilang kemarin (saat pembahasan APBD 2017): saya tidak butuh (pertunjukan seni) profesional. Yang penting seni tradisi rakyat ditampilkan supaya tidak mati. Itu saja filosofinya," katanya.

Bukri berharap ini akan menggairahkan kembali iklim kesenian tradisi. "Nah, kalau kemudian (pengelolaan pertunjukannya) dianggap kurang modern, bagaimana dibuat modern sehingga masyarakat tertarik," katanya. Komisi B sudah menyampaikan ini ke Dinas Pariwisata Jawa Timur di Surabaya beberapa waktu lalu. Pejabat di dinas tersebut memuji rencana itu. [wir/ted]   

Komentar

?>