Senin, 29 Mei 2017

Lewat PDIP

Mantan Pejabat Pemkab Jombang Ikut Penjaringan Balon Bupati

Selasa, 16 Mei 2017 20:00:50 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono
Mantan Pejabat Pemkab Jombang Ikut Penjaringan Balon Bupati
Gutomo saat menyerahkan berkas pendaftaran ke panitia

Jombang (beritajatim.com) - Mantan Kepala Dinas Pengairan Jombang, Gutomo, ikut mendaftar dalam penjaringan bakal calon (balon) bupati lewat DPC PDIP setempat. Gutomo mendaftar di injury time, Selasa (16/5/2017).

Begitu datang di kantor DPC PDIP yang berada di Jl Brigjen Katamso, pejabat era Bupati Suyanto ini langsung ke meja panitia. Dia menyerahkan sejumlah berkas sebagai persyaratan. Gutomo yang datang seorang diri ini juga mengungkapkan keinginannya dan berharap diusung PDIP dalam Pilbup Jombang 2018.

"Saya siap maju dalam Pilkada Jombang 2018 jika mendapat rekomendasi dari PDIP. Berada di posisi cabup maupun cawabup tidak jadi soal. Saya ingin membangun Jombang lebih baik lagi," ujar Gutomo ketika disinggung soal pendaftarannya itu.

Sekrteraris panitia pendaftaran bakal calon bupati-wabup, Iwan Setiawan mengatakan, penjaringan bakal calon itu dibuka selama dua Minggu, yakni 2 - 16 Mei 2017. Selama itu, terdapat lima pendaftar. "Khusus hari ini ada empat pendaftar. Sedangkan, satu pendaftar mengembalikan formulir pekan lalu," kata Iwan.

Iwan lantas merinci lima nama yang sudah mendaftarkan itu berasal dari internal dan eksternal partai. Dari internal adalah Marsaid (Ketua DPC) dan Wulang Suhardi (Sekretaris). Sedangkan dari eksternal adalah Iwan Setio Budi (pengusaha, mantan anggota DPRD Jombang dari Partai Hanura), Gutomo (pensiunan Kepala Dinas Pengairan Pemkab Jombang), dan H Abdul Qodir (mantan Sekretaris DPC Partai Demokrat Jombang).

Iwan mengungkapkan, setelah penutupan pendaftaran, panitia akan melakukan verifikasi administrasi terhadap berkas lima orang tersebut. "Kemudian, kami akan melaksanakan rapat pleno untuk menentukan siapa diatara lima orang pendaftar tersebut yang akan dikirimkan namanya ke DPD Jatim dan DPP PDI-P untuk mendapatkan rekomendasi," pungkas Iwan.

Sesuai jadwal KPU, Pilkada Jombang akan digelar pada 27 Juni 2018 secara serentak dengan daerah lain, baik tingkat kabupaten/kota maupun provinsi. Pendaftaran balon bupati yang dibuka PDIP Jombang juga dalam rangka pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Sekedar diketahui, Pilbup Jombang periode sebelumnya (2013) pasangan yang diusung PDIP harus menerima kekalahan. Saat itu partai berlambang banteng moncong putih membangun koalisi dengan Partai Hanura dan PKPB. Mereka mengusung pasangan Widjono Soeparno - Sumrambah (WIRA).

WIRA kalah telak melawan pasangan Nyono Suharli - Munjidah Wahab yang diusung Partai Golkar, PPP, PKS, Partai Demokrat dan  Partai Gerindra. Rinciannya, WIRA memperoleh 234.819 suara. Sedangkan Nyono Suharli-Mundjidah Wahab, memperoleh 401.576 suara.

Sementara pasangan satu lagi, yakni Munir Al-Fanani-Wiwik Nuriyati (MUKTI) yang diusung oleh PKB dan PKPI berada di posisi juru kunci dengan perolehan 38.039 suara. Dengan hasil itu, secara otomatis pasangan Nyono - Munjidah ditetapkan sebagai pasangan Bupati - Wakil Bupati Jombang periode 2013-2018. [suf]

Komentar

?>