Senin, 24 Juli 2017

Serangan Virus Wannacry Tak Pengaruhi Layanan di Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto

Senin, 15 Mei 2017 20:56:10 WIB
Reporter : Misti P.
Serangan Virus Wannacry Tak Pengaruhi Layanan di Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto tak terpengaruhi dengan serangan virus ransomware wannacry. Pasalnya, Dispendukcapil sebelumnya sudah melakukan back up data untuk mengantisipasi serangan virus.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto, Bambang Eko Wahyudi mengatakan, pihaknya sudah mendapat instruksi dari Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memback up data setiap saat. "Kita sudah melakukan secara rutin," ungkapnya, Senin (15/5/2017).

Yakni setiap data yang masuk langsung di back up untuk menghindari hilangnya data. Sehingga meskipun ada isu serangan virus ransomware wannacry, tidak ada masalah karena sudah di back up setiap saat. Hal tersebut dilakukan sesuai SOB sehingga sudah aman dan tidak akan kena virus.

"Pelayanan tetap berjalan karena kita sudah dibekali back up data. Kita tetap aman, jalan meskipun off dari nasional, layanan tetap dilakukan secara lokal sendiri.
Alhamdulilah tidak ada kendala, semua berjalan lancar. Setiap data masuk langsung back up data," katanya.

Di Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto, ada empat loket yang disediakan dan dalam sehari bisa melayani 500 pemohon. Pemohon paling banyak yakni urusan perekaman KTP dan surat keterangan. Ada sekitar 40 ribu sampai 50 ribu penduduk di Kabupaten Mojokerto yang sudah melakukan perekaman tapi belum dapat KTP.

"Kita baru dapat distribusi blangko sebanyak 10 ribu, nantinya akan kita bagikan bagi mereka yang merekam dulu. Hari ini kita juga dapat tambahan lagi, tapi belum tahu berapa, besok akan kita ambil. Untuk rekaman di desa juga akan dibagikan ke desa masing-masing, tidak perlu masyarakat datang kesini karena akan kita layani disana," jelasnya.[tin/kun]

Komentar

?>