Selasa, 21 Nopember 2017

Insiden di Kantor PU Bina Marga Jember Jadi Perhatian DPRD Jatim

Minggu, 14 Mei 2017 23:40:16 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Insiden di Kantor PU Bina Marga Jember Jadi Perhatian DPRD Jatim

Jember (beritajatim.com) - Wakil Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur Miftahul Ulum meminta kepada kepala daerah, agar bersikap tegas terhadap pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) yang menghalangi publik dalam mengakses informasi.

"Kepala daerah semestinya sudah harus cerdas dalam menangkap amanat undang-undang tentang keterbukaan informasi publik. Paling tidak harus tegas membina anak buahnya, agar informasi terkait kepentingan masyarakat, baik kebijakan anggaran, regulasi, dan macam-macam betul-betul terbuka luas, sehingga tak ada peluang main mata," kata Ulum, di Kabupaten Jember, Minggu (14/5/2017).

Menurut Ulum, sudah bukan saatnya lagi menutup informasi dari publik. "Ini era keterbukaan, era transparansi, dilindungi undang-undang. Kita punya Komisi Informasi Publik di Jawa Timur. Kalau ada teman-teman yang kemudian merasa kesulitan mendapatkan informasi terkait kepentingan publik bisa dilaporkan ke komisi tersebut," katanya.

Ulum menyayangkan insiden di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Jember, Jumat (5/5/2017) lalu. Saat itu, seorang berambut cepak menghalangi jurnalis yang hendak mengabadikan isi pengumuman penerima proyek penunjukan langsung  Insiden ini membuat Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Jember mengeluarkan pernyataan sikap protes.

Ulum mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur punya kewenangan membina pemerintah daerah kabupaten dan kota. "Kondisi seperti ini menjadi salah satu pantauan kami di Komisi A, yang kemudian menjadi rekomendasi kami untuk disampaikan ke gubernur. Gubernur nanti berkewajiban menegur kepala daerah yang masih mempersulit keterbukaan informasi publik," katanya. [wir/but]

Komentar

?>