Jum'at, 28 Juli 2017

Pria Berambut Cepak yang Halangi Wartawan Itu Bukan Polisi PP

Kamis, 11 Mei 2017 21:55:20 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Pria Berambut Cepak yang Halangi Wartawan Itu Bukan Polisi PP

Jember (beritajatim.com) - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jember Farouq menegaskan, pria berambut cepak yang menghalangi wartawan mengambil gambar pengumuman proyek penunjukan langsung di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air setempat pekan lalu bukanlah bawahannya.

"Polisi Pamong Praja adanya di patroli sebanyak 50 orang, gedung Pemerintah Kabupaten Jember, gedung Pendapa Bupati, gedung DPRD Jember, kantor rumah dinas pimpinan Dewan dan wakil bupati. Selain di tempat-tempat itu, saya kira tidak ada polisi pamong praja," kata Farouq.

Farouq menduga pria berambut cepak itu adalah petugas pengamanan yang diangkat Dinas Bina Marga sendiri. Namun, belum ada laporan masuk kepada Satpol PP. "Kalau itu pegawai negeri sipil maupun Bantuan Polisi Pamong Praja semua terdata di markas Satpol PP," katanya.

Sejumlah jurnalis dihalangi seorang pria berambut cepak saat hendak mengabadikan dari dekat kertas pengumuman daftar penerima proyek penunjukan langsung di kantor Dinas PU Bina Marga, Jumat (5/5/2017). Ini akhirnya memicu Persatuan Wartawan Indonesia mengeluarkan pernyataan sikap protes.

Anggota Komisi A DPRD Jember David Handoko Seto ikut mencari tahu sosok pria berambut cepak ini. "Awalnya pria ini pakai baju safari, rambut cepak, lagaknya seperti tentara. Hari berikutnya memakai pakaian layaknya polisi pamong praja," katanya.

David menilai, kehadiran orang di luar polisi pamong praja tidak diperlukan untuk mengamankan aset Dinas PU Bina Marga dan SDA. "Kok masih ada tambahan ini. Ini jadi pertanyaan. Kami punya fotonya, pakai baju seperti Satpol PP," katanya. [wir/but]

Komentar

?>