Minggu, 24 September 2017

Kepala PU Bina Marga Jember Berjanji Jatuhkan Sanksi Jika Wartawan Dihalangi

Senin, 08 Mei 2017 20:15:41 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Kepala PU Bina Marga Jember Berjanji Jatuhkan Sanksi Jika Wartawan Dihalangi

Jember (beritajatim.com) - Perdebatan sempat terjadi antara Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Jember Rasyid Zakaria dengan wartawan, saat wartawan mempertanyakan pelarangan pengambilan gambar kertas pengumuman rekanan penerima proyek penunjukan langsung dari jarak dekat, Senin (8/5/2017).

Ada petugas berambut cepak yang melarang wartawan mengabadikan daftar nama itu dari dekat, Jumat (5/5/2017). Namun Rasyid membantah telah melarang. "Persoalannya kan memfoto? Foto saja. Siapa yang melarang? Kalau ingin jelas, saya bilang, suruh ke lapangan. Besar-besar tulisannya. Ada apa persoalan ini? Coba saya tanya: ada apa?"

"Saya ini kepala dinas, orang birokrasi, menjalankan amanah birokrasi."

"Tidak ada orang yang melarang memfoto. Tidak ada institusi melarang doto. Tidak ada gunanya, wong hanya foto," kata Rasyid.

Bagaimana dengan petugas yang melarang pada Jumat kemarin? "Tidak ada, siapa yang melarang? Tidak ada yang melarang. Saya tegaskan tidak ada yang melarang," kata Rasyid.

Persatuan Wartawan Indonesia Jember mengeluarkan pernyataan sikap soal pelarangan tersebut. Pernyataan sikap yang dikirimkan ke sejumlah pihak, di antaranya Bupati Faida dan DPRD Jember itu dilengkapi kronologi kejadian. Namun Rasyid bersikukuh itu tidak benar. "Itu pendapat Sampeyan dengan bahasa Sampeyan. Saya tegaskan, tidak ada yang melarang. Kalau ada anak buah saya yang melarang pasti saya tegur dengan tegas," katanya.

"Silakan sekarang, mau di-long shot, mau difotokopi. Monggo. Saya tidak mengerti bahasa itu," kata Rasyid.

"Saya tindak tegas kalau ada anak buah melarang wartawan. Saya butuh wartawan," kata Rasyid. [wir/but]

Komentar

?>