Selasa, 21 Nopember 2017

Ribuan PNS Pemkab Mojokerto Tak Masuk SIMPEG

Rabu, 26 April 2017 18:27:24 WIB
Reporter : Misti P.
Ribuan PNS Pemkab Mojokerto Tak Masuk SIMPEG

Mojokerto (beritajatim.com) - Sebanyak 6 ribu lebih Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Mojokerto tak masuk Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG). Hal tersebut diketahui setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan pemeriksaan beberapa waktu lalu.

Dalam temuan, BPK menemukan adanya kejanggalan besaran gaji yang dikeluarkan tak sama dengan jumlah pegawai di Pemkab Mojokerto. Dari 8.900 pegawai, hanya sekitar 2.365 pegawai yang identitasnya sudah masuk ke dalam sistem tersebut.

BPK memanggil sejumlah PNS Pemkab Mojokerto yang datanya tak masuk data SIMPEG untuk dilakukan pemeriksaan. Salah seorang pegawai di lingkup Pemkab Mojokerto mengaku, dipanggil BPK untuk menunjukkan identitas dan SK pengangkatannya sebagai PNS.

"Saya kaget saat dipanggil, karena saya bukan bendahara kok dipanggil BPK," ungkapnya, Rabu (26/4/2017).

Masih kata sumber, pemanggilan BPK tersebut terkait dengan legalitasnya sebagai PNS di Pemkab Mojokerto. Dalam pemeriksaan tersebut diketahui, data kepegawaian ternyata tak masuk ke dalam SIMPEG. Saat diperiksa nama PNS tersebut tak muncul dalam data kepegawaian.

"Kata petugas BPK, ada temuan anggaran gaji PNS yang tidak sesuai jumlah pegawai. Ternyata memang ada kesalahan memasukkan NIP sehingga tidak muncul di SIMPEG. Katanya petugas BPK ada sekitar 6 ribu lebih yang belum masuk. Yang diperiksa saat itu, saya dan 11 orang PNS lainnya," katanya.

Menurutnya, ada resiko yang harus ditanggung para pegawai yang namanya tidak masuk dalam SIMPEG. Yakni, mereka terancam tak mendapat dana pensiun. Karena ada beberapa pegawai yang tidak mendapatkan dana pensiun karena datanya tidak masuk di SIMPEG.[tin/ted]

Komentar

?>