Kamis, 23 Nopember 2017

Jokowi Akan Hadir di Sidoarjo, PHRI Kecewa Otoda Hanya Dapat Gebyar

Jum'at, 21 April 2017 20:20:49 WIB
Reporter : M. Ismail
Jokowi Akan Hadir di Sidoarjo, PHRI Kecewa Otoda Hanya Dapat Gebyar

Sidoarjo (beritajatim.com) - Pelaksanaan perayaan hari Otoda (Otonomi Daerah) pada Selasa (25/4/2017) mendatang yang dipusatkan di Sidoarjo dihadiri Presiden Jokowi ternyata tidak membuat gembira PHRI (Perhimpuan Hotel dan Restoran Indonesia) Kabupaten Sidoarjo.

Bahkan, mereka merasa  kecewa, karena kegiatan Hari Otoda yang dihadiri presiden dan melibatkan 33 propinsi, serta  514 Kab/Kota se-Indonesia dengan jumlah tamu 2000 orang, tidak mampu ditangkap Pemkab. Sidoarjo dan Panita sebagai peluang Kepariwisataan.

“Kita hanya dapat gebyarnya saja. Tetapi peluang jangka menengah dan panjang yang mestinya bisa menjadi gaung pariwisata di Sidoarjo terabaikan,” kata Ketua PHRI Kab. Sidoarjo Achmadi Jumat (21/4/2017)

Mestinya, lanjut dia, dengan banyaknya tamu bisa menjadi pasar yang bagus untuk pusat oleh-oleh, okupansi hotel meningkat dan rumah makan yg menjadi wisata kuliner bisa menjadi kesan tersendiri bagi para tamu.

Apalagi bila ada kemasan paket wisata yg ditawarkan seperti triangle tourism: Intako-Candipari-Lumpur Sidoarjo, yang sudah beberapa tahun digarap oleh Tim Destinasi Wisata (Bappeda dan PHRI juga ada dalam tim tersebut.

“Mestinya OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang terkait dengan kegiatan tersebut  betul- betul  bisa bersinergi dengan OPD  yang  tidak menjadi panitia. Khususnya Bappeda dan Dinas Pariwisata bisa merangkul," tandasnya.

Perlu dicatat bahwa sudah dua kali Sidoarjo menjadi host acara kepresidenan. Tahun lalu, Haornas yang kita harap, ternyata  hanya dapat gebyar dan sampahnya saja. "Sekarang, ganti Hari Otoda yang bisa didapatkan apa dan ambil peran dimana juga belum jelas,” tukas pemilik RM Redjo Cemengkalan itu.

Mestinya, tutur Achmadi, dua even besar tersebut akan menjadi pelajaran berharga bagi stage holder di Pemkab Sidoarjo, serta swasta   untuk menggarap kegiatan bersklala nasional, agar berdampak massive dan sistemik untuk kepariwisataan dan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Sidoarjo. "Tapi itu semua tidak didapatkan," pungkasnya mengeluh. (isa/ted)

Tag : otoda

Komentar

?>