Rabu, 28 Juni 2017

Waket DPRD Jember: Tata Cara Surat Bupati Soal Sekwan Salah

Jum'at, 21 April 2017 18:47:13 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Waket DPRD Jember: Tata Cara Surat Bupati Soal Sekwan Salah

Jember (beritajatim.com) - Pimpinan DPRD Jember sudah menerima surat berisi tiga calon sekretaris DPRD (sekretaris dewan atau sekwan). Namun pimpinan DPRD Jember tidak akan terburu-buru memilih salah satu dari tiga nama calon yang diajukan Bupati Faida.

Tiga nama calon yang disodorkan Bupati Faida adalah Slamet Wijoko, Jupriono dan Mansur. "Sekilas memang, surat ini tidak ada masalah. Cuma tata caranya yang salah. Saya kasih analogi: salat duhur, waktunya benar, empat rakaat, tapi tidak wudu. Tidak bisa bukan? Bupati memang buka open biding (lelang terbuka untuk mencari sekwan baru menggantikan Farouq, red). Tapi cara bupati memberhentikan Sekwan (Farouq) itu salah," kata Wakil Ketua DPRD Jember Ayub Junaidi, Jumat (21/4/2017).

Pemberhentian Farouq dari posisi Sekretaris DPRD Jember melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, karena tanpa pembicaraan terlebih dulu dengan parlemen. "Yang berakibat, DPRD kemarin melakukan interpelasi dan ada keputusan yang disepakati seluruh peserta sidang paripurna, tidak ada voting, yang menyatakan bahwa apa yang dilakukan bupati melanggar peraturan perundang-undangan," kata Ayub.

Pimpinan DPRD Jember kemudian menemui langsung Gubernur Jawa Timur Soekarwo. "Akhirnya gubernur berkirim surat kepada bupati, ditembuskan kepada kita, agar dalam mengangkat dan memberhentikan sekretaris Dewan menganut peraturan perundang-undangan. Jadi kalimat 'mengangkat dan memberhentikan' sekretaris DPRD itu satu napas. Tidak bisa dipisahkan, tak bisa diartikan bahwa memberhentikan sekretaris Dewan dengan aturan ini lalu mengangkat dengan aturan lainnya," kata Ayub.

Rekomendasi DPRD Jember agar Bupati Faida mengembalikan Farouq ke posisi sekretaris parlemen lebih dulu sebelum mencari nama baru tidak pernah dilaksanakan. "DPRD harus konsisten," kata Ayub.

Ketua DPRD Jember Thoif Zamroni mengatakan, pimpinan parlemen akan menggelar rapat internal untuk membicarakan masalah ini, Selasa (25/4/2017). "Apapun keputusan rapat pimpinan akan kami tindak lanjuti," katanya. [wir/ted]

Tag : dprd jember

Komentar

?>