Senin, 20 Nopember 2017

Anak Punk di Jember Semakin Berani

Jum'at, 21 April 2017 16:54:41 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Anak Punk di Jember Semakin Berani

Jember (beritajatim.com) - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jember Farouq mengatakan, jumlah anak punk (sebutan untuk anak jalanan) semakin banyak. Satpol PP membutuhkan kerjasama dengan aparat kepolisian untuk menertibkan.

"Hampir setiap hari di ruangan kami ada anak punk. Semakin hari semakin banyak, dan semakin berani. Jam sepuluh pagi mereka minum-minuman keras," kata Farouq.

Masalah yang dihadapi Satpol PP adalah tindakan setelah penertiban. "Setelah ditangkap, mereka mau diapakan? Mereka membuat sirat pernyataan, disidik, tapi setelah itu mau diapakan. Kalau ada anak punk minum minuman keras, mereka disuruh berdiri di alun-alun menghadap bendera. Tentu kami harus bersinergi dengan Dinas Sosial," kata Farouq.

Farouq berharap ke depan ada sinergi dengan Dinas Sosial. "Setelah ditangkap, diapakan, itu kan bukan tugas pokok dan fungsinya Satpol PP. Kami tak bisa bekerja sendiri tanpa organisasi perangkat daerah lain," katanya.

Peraturan Daerah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial sudah ditetapkan, namun belum ada peraturan bupati sebagai regulasi turunan. "Satpol PP tetap melakukan tugas pokok dan fungsi, yakni penertiban umum," kata Farouq. [wir/but]

Komentar

?>