Sabtu, 27 Mei 2017

Satpol PP Jember: Relokasi PKL Butuh Konsep Jelas

Jum'at, 21 April 2017 16:40:46 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Satpol PP Jember: Relokasi PKL Butuh Konsep Jelas

Jember (beritajatim.com) - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jember Farouq mengatakan para pedagang kaki lima tak hanya akan ditertibkan dan digusur. Pemerintah daerah akan memberikan solusi pemindahan tempat berdagang.

"Katakanlah seperti di Jalan Jawa, pemerintah daerah punya lahan di mana, relokasi di mana. Tentunya organisasi perangkat daerah lainnya yang melakukan. Baru Satpol PP akan melakukan penertiban," kata Farouq.

Relokasi PKL ini membutuhkan keterlibatan Dinas Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, dan Dinas Sosial. Saat ini Satpol PP sebatas memberikan pembinaan dan penertiban agar jumlah PKL tak bertambah, terutama di kawasan sekitar kampus Tegalboto.

"Belum sampai relokasi, karena relokasi butuh konsep dan solusi jelas. Mereka bukan hanya digusur, tapi dicarikan tempat dan diberdayakan," kata Farouq.

Dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Jember 2016, ditargetkan ada empat kawasan yang ditata oleh Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, yakni kawasan Alun-alun kota, Pasar Tanjung, alun-alun Ambulu, dan kawasan Jubung. Akhir 2021, total ditargetkan ada 14 kawasan PKL yang ditata.

Bupati dalam dokumen buku LKPJ 2016 menyebutkan, himpitan atau desakan kebutuhan ekonomi dan kurangnya kesadaran atau pemahaman hukum dan aturan menyebabkan tumbuh suburnya PKL yang sebagian besar melanggar aturan jam dan lokasi berdagang. Bagi PKL lama yang sudah kerap kali ditertibkan, ada kecenderungan untuk kembali melanggar aturan karena sanksi yang dijatuhkan masih sangat ringan.

Solusinya, lanjut Bupati Faida, adalah sosialisasi secara aturan jam dan lokasi berdagang secara berkelanjutan. Selain itu perlu Perubahan peraturan sanksi bagi PKL yang melanggar menyesuaikan dengan situasi dan kondisi sekarang, sehingga mampu memberikan efek jera dan pembelajaran bagi yang lain.

Bupati juga memandang, perlu pembekalan jiwa entrepreneur dan skill dalam rangka peningkatan taraf ekonomi masyarakat, khususnya di bidang jasa dan industri sehingga pola pikir masyarakat ekonomi lemah tidak selalu dalam hal perdagangan yang menyebabkan tumbuh suburnya PKL. [wir/ted]

Tag : pkl jember

Komentar

?>