Sabtu, 27 Mei 2017

Tol Pantura Dirintis, Jember Harus Bisa Manfaatkan JLS untuk Wisata

Selasa, 11 April 2017 16:24:42 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan

Jember (beritajatim.com) - Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur Hadinuddin menyarankan Pemerintah Kabupaten Jember agar bisa memanfaatkan jalur lintas selatan (JLS) untuk menandingi pergerakan ekonomi saat tol di pantai utara (pantura) yang menghubungkan Probolinggo dengan Banyuwangi dibuka.

Jalur tol sepanjang 10 kilometer tersebut tak akan lewat Jember. "Kalau untuk akselerasi pembangunan, (tol pantura dengan JLS) tidak seimbang, karena pasti jalur transportasi barang dan orang nanti akan lebih memilih jalur tol utara," kata Hadinuddin. Transportasi barang diperkirakan 70 persen lewat utara.

Menurut pria kelahiran Jember ini, salah satu alasan dibangunnya JLS adalah untuk mendongkrak aspek wisata, perkebunan, dan pertanian di Jawa Timur. "Tapi kalau sampai saat ini, aspek pariwisata di daerah yang dilintasi JLS tidak dibenahi, dan perkebunan maupun pertanian tidak ada terobosan untuk meningkatkan added value dampaknya tidak akan signifikan. Jember dan Lumajang akan tertinggal dengan Banyuwangi," kata Hadinuddin.

Saat ini, kata Hadinuddin, dana Islamic Development Bank untuk pembangunan JLS di Jember sebesar Rp 750 miliar sudah mulai direalisasikan. "Insya Allah akhir 2018 seluruh proses pembangunan jalan sudah selesai, mulai dari perbatasan Lumajang sampai perbatasan Banyuwangi. Targetnya memang hanya dua tahun," katanya.

Informasi yang diperoleh Hadinuddin, pembebasan lahan JLS di Jember sudah dijalankan. "Semua kita monitoring mulai dari pembebasan lahan, teknologi yang dipakai, sampai komposisi adonan aspal kami kawal betul, sehingga hasilnya betul-betul bisa dilihat masyarakat Jember," katanya. [wir/kun]

Tag : dprd jember

Komentar

?>