Rabu, 26 Juli 2017

Anggota Komisi C: Usulan Perbaikan Jalan Diseleksi Bupati

Selasa, 11 April 2017 12:31:04 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Anggota Komisi C: Usulan Perbaikan Jalan Diseleksi Bupati

Jember (beritajatim.com) - Anggota Komisi C DPRD Jember dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Mangku Budi Heri Wibowo mengatakan masalah jalan berlubang banyak dikeluhkan masyarakat.

Namun ia tak bisa berbuat banyak, karena pembenahan jalan rusak tergantung pada eksekutif dan lokasinya melalui seleksi Bupati Faida.

"Setiap kali saya bersilaturahim dengan pendukung, masalah ini jadi 'sarapan' saya. Di depan rumah saya, jalan hancur. Bahkan di jalan poros penghubung jalan Kecamatan Sumbersaru ke Jombang hancur," kata Mangku, Senin (10/4/2017).

Komisi C sudah berusaha maksimal untuk memperjuangkan perbaikan jalan. "Kami tiap hari melewati jalan hancur. Bagaimana lagi. Ini sebenarnya sudah jadi kebutuhan dasar. Ini termasuk janji kampanye bupati, untuk pengaspalan sampai pelosok desa. Tapi kami berkhusznuzon (berbaik sangka) program ini teratasi," kata Mangku.

Mangku sudah mengusulkan dana bantuan sosial yang menjadi kuota parlemen untuk infrastruktur. Namun tidak terealisasi karena mepetnya pengesahan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2016 dengan akhir tahun anggaran.

"Titik-titik (yang diperbaiki) sudah kami perjuangkan. Tapi selalu disampaikan (oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga) bahwa yang menentukan bupati. Itu wewenang bupati. Titik-titik tergantung disetujui bupati atau tidak," kata Mangku.

Pernyataan Mangku ini memang pernah dikemukakan Kepala Dinas PU Bina Marga Jember Rasyid Zakaria, saat rapat dengar pendapat dengan Komisi C,  Senin (13/2/2017) silam. "Semua usulan saya tidak melenceng ke mana. Usulan dari Dewan semua ada. Usulan dari masyarakat, sampai Musrenbang, ada semua, tidak berubah. Cuma saya diperintahkan bupati, usulan-usulan itu mau diseleksi bupati. Maksudnya saya tidak tahu. Karena saya anak buahnya, saya berikan semua usulan. Nanti turun rekomendasi bupati, ya saya DPA-kan (dimasukkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran). Saya tidak akan mengubah, karena itu keputusan pimpinan," katanya.

Menurut Rasyid, dinasnya mendapat anggaran Rp 110 miliar. "Saya kemudian melakukan seleksi semua usulan. Yang betul-betul prioritas membutuhkan dana Rp 160 miliar. Ini tahun 2017. Uang yang ada Rp 110 miliar," katanya. Targetnya Rp 110 miliar diselesaikan pada Juli 2017 dan akan diusulkan lagi Rp 50 miliar pada Perubahan APBD nanti. [wir/ted]

Tag : dprd jember

Komentar

?>