Kamis, 23 Maret 2017

Kerusakan Terumbu Karang Raja Ampat

Luhut: Kami Akan Ambil Tindakan Hukum

Senin, 20 Maret 2017 22:09:14 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Luhut: Kami Akan Ambil Tindakan Hukum
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan saat mengunjung terminaki Teluk Lamong

Surabaya (beritajatim.com) - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan akan mengambil tindakan hukum internasional terkait kerusakan terumbu karang di Raja Ampat, Papua Barat yang diakibatkan atas insiden kandasnya kapal pesiar MV Caledonian Sky.

"Atas insiden ini pemerintah pasti akan melakukan tindakan hukum internasional. Selain itu, kami juga masih menunggu laporan dari tim investigasi terpadu, serta tim asuransi untuk melakukan pendataan di lapangan," ungkapnya saat ditemui usai berkunjung ke Terminal Teluk Lamong, Senin (20/3/2017).

Masih kata Luhut, selain tindakan tersebut, pemerintah juga sedang melakukan insteropeksi atas kejadian itu serta hasilnya akan lebih memperkuat peraturan daerah setempat terhadap konservasi terumbu karang di lautan Raja Ampat.

"Soal kerugian, kami belum hitung. Tapi juga harus instrospeksi kenapa kapal itu bisa lepas. Jadi pemerintah akan memperkuat peraturan karena (Raja Ampat) adalah daerah tujuan wisata yang terumbu karangnya jenis langka di dunia," katanya.

Sebelumnya, pada 4 Maret 2017, kapal Caledonian Sky yang membawa 102 turis dan 79 anak buah kapal (ABK), dinahkodai Kapten Keith Michael Taylor, mengalami kecelakaan dan kandas sehingga mengakibatkan kerusakan terumbu karang di Raja Ampat.

Menurut hasil investigasi dan berdasarkan catatan pemerintah setempat, luas terumbu karang yang rusak mencapai sekitar 1.600 meter persegi. [ito/suf]

Tag : menteri luhut

Komentar

?>