Sabtu, 21 Oktober 2017

Tuan Guru Jahid Sidek Bagi-bagi Ilmu dan Ziarah Wali Songo

Minggu, 19 Maret 2017 15:34:38 WIB
Reporter : M. Ismail
Tuan Guru Jahid Sidek Bagi-bagi Ilmu dan Ziarah Wali Songo

Sidoarjo (beritajatim.com) - Tak menyia-nyiakan berkunjung ke Indonesia dalam rangka ziarah Wali Songo, Tuan Guru DR . HJ. Jahid HJ. Sidek Al Khalidi, berbagi ilmu pengobatan refleksologi spiritual islam dan mengisi seminar tasawuf di sejumlah daerah di Jatim.

"Saya datang ke Indonesia ini, tak ada tujuan lain, kecuali mempererat hubungan silaturrahmi dan berbagi ilmu yang bermanfaat sesuai dengan yang ada dalam Alquran," katanya usai dalam seminar di Lembaga Pendidikan Alfalah Darussalam Tropodo, Minggu (19/3/2017).

Tuan Guru yang dikenal Negara Malaysia sebagai Mursyid Tarekat Naqsabandiyah Kholidiyah itu menambahkan, metode pengobatan yang diajarkan menggunakan kaedah ketukan (pukulan), pijatan dan siraman air yang dibarengi dengan ikhtiar dan meminta kepada Allah SWT dengan membaca ayat Alquran. "Semua penyakit yang dalam tubuh manusia, bisa sembuh dengan dibarengi minta anugerah kepada Allah SWT," imbuhnya.

Ditambahkan Tuan Guru, bagi siapapun yang sudah mahir dalam praktek refleksologi spiritual islam, akan bisa mengurangi ongkos yang dikeluarkan untuk pengobatan. "Saya sendiri, kalau ada keluarga sakit, saya pijit bagian tubuh yang ada sambil meminta kesembuahan kepada Sang Pencipta," imbuhnya.

Di negaranya, selama 20 tahun praktek, Tuan Guru mendapatkan pasien yang mengalami berbagai macam penyakit jasmani maupun rohani. Bahkan ada juga yang ketergantungan soal Narkoba.

Dari praktek yang dilakukannya, pasien disuruh meminum air yang dicampuri jeruk nipis, garam halus dan dibacakan ayat suci Alquran. Dari situ pasien lansung muntah. Kemudian dilakukan pijitan dan sebagainya, hingga semua beban menyadarkan pikirannya. "Alhamdulillah sekarang tidak ketergantungan dan bahkan semakin giat dalam memperdalam ilmu agama," pujinya.

Mislachuddin Jawahir, salah saatu santri rombongan Tuan Guru mengaku, selama di Indonesia, pimpinannya itu akan berziarah ke Wali Songo. Selain melakukan ziarah, gurunya itu akan mengisi seminar internasional tasawuf dengan tema "Tarekat di Indonesia - Malaysia, Antara Tantangan dan Masa Depan" di Pondok Pesantren Ngalah Pasuruan, Universitas Yudharta Senin (20/3/2017) pagi.

Hari berikutnya pengajian di sebuah pondok pesantren di Malang. "Utamanya ke Indonesia membangun silaturrahmi, berbagi ilmu yang bermanfaat," sebutnya. [isa/suf]

Komentar

?>