Sabtu, 16 Desember 2017

Didik J Rachbini: Jangan Takut Madura Jadi Provinsi

Senin, 13 Maret 2017 09:41:27 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Didik J Rachbini: Jangan Takut Madura Jadi Provinsi
Madura layak jadi provinsi sendiri. Pandangan Didik J Rachbini. [Foto: samsul/bj.com]

Pamekasan (beritajatim.com)--Salah satu tokoh Madura Didik J Rahbini menilai Madura akan lebih sejahtera dari sejumlah wilayah baru yang sudah lebih dulu mendeklarasikan diri sebagai provinsi.

Sebab, keberadaan Pulau Garam juga dinilai lebih mumpuni dalam sektor ekonomi, sehingga bisa sangat memungkinkan jika menjadi provinsi akan lebih memberikan manfaat bagi masyarakatnya.

"Dibandingkan (provinsi) Kepulauan Riau, Gorontalo dan Kaltara, Madura justru lebih kuat dari sektor ekonomi. Apalagi Madura menjadi provinsi," kata Didik J Rahbini di Pamekasan, Sabtu (11/3/2017) malam.

Dengan alasan tersebut, dirinya juga sangat mendukung Madura menjadi provinsi. Hal itu ditopang dari aspek ekonomi yang dinilai cukup mumpuni dan memungkinkan. "Namun perlu diketahui saat ini waktunya tidak tepat, sebab pemerintahan saat ini jauh lebih lambat dari sebelumnya. Jadi kalau ingin jadi provinsi, empat bupati di Madura harus kompak," ungkap profesor yang juga berasal dari daerah berslogan Bumi Gerbang Salam itu.

Jika keempat pemangku kebijakan di Madura (Bangkalan, Pamekasan, Sampang dan Sumenep) sudah sepakat, tujuan menjadikan Madura sebagai provinsi akan dilalui dengan mudah.

"Sekarang kalau tidak ada kesepahaman lagi, tentunya akan gagal untuk ketiga kalinya. Jadi ini harus dimulai dari pemimpinnya, karena kaum intelektual hanya mengingatkan saja," jelasnya.

Bahkan pihaknya menilai, kegagalan tersebut justru bersumber dari masyarakat Madura sendiri. Sekalipun sudah ada program konkrit tentang industrialisasi Madura melalui Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS).

"Dulu industrialisasi Madura sempat gagal karena masyarakat Madura sendiri menolak gagasan itu. Jadi bagaimana pun Madura ini harus jadi provinsi dan jangan takut," tegasnya.

Pada kesempatan itu, sejumlah tokoh dari empat kabupaten di Madura berkumpul dan menggelar seminar nasional 'Madura Menjadi Provinsi' di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan selama dua hari berturut-turut, Sabtu-Minggu (11-12/3/2017) kemarin.

Pada kesempatan itu, tercatat sebanyak tiga tokoh dari berbagai bidang keilmuan yang dijadikan sebagai narasumber. Selain Didik J Rahbini, juga terdapat nama Moh Mahfud MD dan Siti Zuhro. [air/pin]

Komentar

?>