Rabu, 22 Nopember 2017

31 Pemohon Pembuat Paspor Ditolak Imigrasi Kediri

Kamis, 16 Februari 2017 16:57:03 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
31 Pemohon Pembuat Paspor Ditolak Imigrasi Kediri

Kediri (beritajatim.com) - Sebanyak 31 pemohon pembuatan paspor ditolak oleh Kantor Imigrasi Kediri, dari awal Januari sampai pertengahan Februari 2017. Penolakan ini dilakukan untuk mencegah perdagangan manusia di luar negeri.
 
Menurut Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Kediri M. Tito Andrianto, penolakan tersebut, berkaitan dengan upaya untuk mencegah terjadinya korban perdagangan manusia, dengan menggunakan modus TKI tidak prosedural.
 
“Kami mendukung atas kebijakan program pemerintah untuk melindungi TKI. Pencegahan TKI yang non prosedural. Untuk penolakan permohonan paspor itu karena mereka (CTKI) yang akan berangkat tidak mampu memenuhi persyaratan,” kata Tito, Kamis (16/2/2017).
 
Para pemohon paspor yang ditolak berasal dari para CTKI baru yang hendak berangkat ke luar negeri, juga mantan TKI yang akan mengadu nasib kembali. Mereka umumnya, tidak mampu memenuhi syarat administrasi berupa surat rekomendasi dari Kantor Dinas Tenaga Kerja.
 
“Kita terus melakukan penolakan itu mulai dari tahap wawancara. Bilamana, misalkan ada timbul keraguan, mereka diminta menunjukkan persyaratan. Namun, apabila tidak bisa melengkapi, maka akan kita tolak,” tandasnya.
 
Ditambahkan olehnya, hal serupa juga dilakukan oleh seluruh kanim di seluruh Indonesia, tapi jumlahnya tidak terlalu besar. Kantor Imigrasi Kediri yang membawahi tiga daerah yaitu, Kota dan Kabupaten Kediri, Jombang dan Nganjuk melakukan penolakan paling besar.
 
“Pada saat bersamaan seluruh pintu-pintu keluar di airport, seaport dan borderland juga melakukan pencegahan keberangkatan kepads WNI yang diduga akan menjadi CTKI (calon tenaga kerja) tidak prosedural,” tegasnya. [nng/but]

Tag : tki

Komentar

?>