Sabtu, 21 Juli 2018

Gubernur: Tak Etis Petani Dilarang Tanam Tembakau

Kamis, 19 Januari 2017 13:11:20 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Gubernur: Tak Etis Petani Dilarang Tanam Tembakau

Surabaya (beritajatim.com) - Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan pemerintah perlu menyiapkan tanaman pengganti apabila memang ada larangan petani menanam tembakau.

"Fungsi pemerintah, sesuai konstitusi kita UUD 1945 adalah mengatur. Saat melarang, ya harus ada gantinya," ujarnya kepada wartawan di Hotel Mercure, Kamis (19/1/2017) usai membuka acara Musda Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jatim 2017.

Pernyataan Pakde ini menjawab pertanyaan wartawan terkait rencana pemerintah melarang petani tembakau guna mengurangi produksi rokok.

Gubernur menilai tidak etis ketika di satu sisi cukai rokok ditarik, sementara petani tidak boleh menanam tembakau.

Walaupun Dirut PTPN X dan XI menemuinya, seperti diinformasikan wartawan, Gubernur menegaskan akan tetap pada pendiriannya. "Perlu ada tanaman pengganti," tegasnya.

Pakde menjelaskan tidak kurang 6 juta penduduk Jatim bergantung pada industri rokok, termasuk para petani tembakau. Jawa Timur tahun lalu juga menyumbangkan Rp 110 triliun dari cukai rokok.

Sementara itu, terkait rencana penutupan sebagian pabrik gula oleh pemerintah, Pakde Karwo mengharapkan agar jajaran stakeholder pabrik gula diajak bicara. (tok/ted)

Tag : tembakau

Komentar

?>