Kamis, 23 Nopember 2017

Bupati Sumenep: Tidak Digaji 6 Bulan Gak Apa-apa

Kamis, 12 Januari 2017 13:25:40 WIB
Reporter : Temmy P.
Bupati Sumenep: Tidak Digaji 6 Bulan Gak Apa-apa
Kantor Bupati Sumenep

Sumenep (beritajatim.com) - Bupati Sumenep, A. Busyro Karim terkesan santai menghadapi ancaman sanksi tidak digaji 6 bulan sebagai konsekuensi keterlambatan pengesahan APBD setempat.

"Oh, gak apa-apa gak digaji. Itu kan resiko jabatan. Gak apa-apa. Yang penting pengabdian. Dulu mengurus pondok juga tidak ada gaji," katanya, Kamis (12/01/17).

Kabupaten Sumenep termasuk salah satu kabupaten yang terancam sanksi tidak menerima gaji selama 6 bulan bagi Kepala Daerah dan DPRD.

Ancaman sanksi tersebut dijatuhkan sesuai Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagai konsekuensi atas keterlambatan pengesahan APBD setempat 2017.

"Meskipun tidak digaji, tapi tidak akan berpengaruh terhadap kinerja. Saya tetap bekerja seperti biasa. Hari ini sudah ada beberapa agenda kegiatan kerja. Saya jamin tidak akan ada pengaruhnya dengan kinerja saya sebagai bupati, meskipun tidak digaji 6 bulan," ujar Busyro.

Sementara evaluasi dari Gubernur Jawa Timur terhadap APBD Sumenep 2017 telah diterima Bupati pada tanggal 10 Januari 2017.

"Ada beberapa yang harus diperbaiki berdasarkan hasil evaluasi Gubernur. Nanti akan kami lakukan perbaikan bersama antara eksekutif dan legislatif. Tapi yang jelas tidak ada masalah soal APBD Sumenep," kata Sekretaris Daerah Sumenep, Hadi Soetarto. (tem/ted)

Komentar

?>