Kamis, 23 Februari 2017

Kecewa Jokowi, Mahasiswa Sampang Demo

Kamis, 12 Januari 2017 13:05:42 WIB
Reporter : Zamachsari
Kecewa Jokowi, Mahasiswa Sampang Demo

Sampang (beritajatim.com) - Gejolak demontrasi menyoroti kebijakan kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) serentak berlangsung di beberapa daerah.

Di Kabupaten Sampang, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Sampang (Formasa) juga mengelar aksi untuk menuntut Jokowi turun dari jabatanya.

Dalam aksi kali ini, Formasa menyerukan tuntutanya di depan gedung Dewan Perwailan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, dan akan menjadi barisan terdepan bersama pemuda dan masyarakat, dengan tegas menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Jokowi, karena telah gagal menjalankan amanat sesuai sumpah jabatan Presiden. Bahkan menurut mahasiswa ini, kebijakan di awal tahun 2017 telah menyengsarakan rakyat.

"Kami minta DPR-RI mereomendasi pencabutan tiga kebijakan Jokowi, Mengusir semua tenaga kerja asing ke daerahnya, menedesak pemerintah untuk segera menyelesaikan masalah balngko e-KTP, mendesak TNI-Polri untuk segera menyeterilkan NKRI dari bahaya PKI, segera klarifikasi identitas Jokowi yang terpaut 10 tahun dengan usia ibu kandungnya, turunkan Jokowi dari jabatanya," teriak Abd. Azis korlap aski Formasa, Kamis (12/1/2017).

Selang beberapa menit, Suhebus Sulton salah satu anggota DPRD Sampang menemui masa dan mengatakan akan menampung aspirasi pendemo. Namun, pihaknya hanya selaku anggota, semua kebijakan ada di ketua dewan.

"Nanti akan kita sampaikan kepada pimpinan," jelas Sulton.

Namun, jawaban anggota dewan itu tidak membuat pendemo puas, justru semakin mendesak pihak legislatif untuk mengefax berkas tuntutanya ke presidenan. "Kalau memang ketua tidak bisa menemui kami, mari kita fax bersama-sama tuntutan kami," teriak pendemo.

Pantauan di lokasi, setelah surat tuntanya tersebut di fax secara bersama-sama, akhirnya masa membubarkandiri dengan tertib.[sar/ted]

Komentar

?>